Babi itu Haram untuk Umat Muslim, Lalu Adakah Babi Di Negara Arab yang Lekat dengan Agama Islam?

Babi itu Haram untuk Umat Muslim, Lalu Adakah Babi Di Negara Arab yang Lekat dengan Agama Islam

Babi hewan yang terkenal dengan kejorokanya ini memang telah terkenal di seluruh penjuru dunia. hewan berkaki empat yang memiliki hidung besar ini, biasa di buru oleh para petani karena  dianggap sebagai hama yang dapat mengerusak tanaman. Namun ada beberapa orang yang memanfaatkan hewan ini sebagai makanan atau sumber protein hewani. Negara China dan Korea misalnya, mayoritas penduduknya banyak yang menkonsusmsi daging babi. Jika di Indonesia, biasanya orang di daerah Bali juga sering memanfaatkan hewan babi sebagai makanan yang dapat diolah menjadi berbagai jenis kuliner.

Namun seperti yang telah kita ketahui bahwa beberapa agama mengharamkan daging babi untuk dikonsumsi,Islam adalah salah satu agama yang mengharamkan daging babi untuk dikonsusmsi. Agama ini memiliki ketetapan sendiri untuk menentukan makanan serta minuman apa yang boleh untuk dikonsumsi, dan babi termasuk dalam makanan yang tidak boleh dimakan atau haram.

Jika babi haram bagi umat islam, adakah babi di negara mayoritas muslim?

Di Indonesia, negara yang kaya akan keberagamaanya ini, hewan babi masih bisa ditemui dalam berbagai macam kuliner, terutama di daerah non muslim. Nah sekarang ini yang menjadi pertanyaan adalah, adakah babi di negara Arab Saudi, Timur Tengah dan Mesir yang notabenya mayoritas penduduk beragama islam?.

Satu hal yang perlu kita ketahui, bahwa babi bukanlah hewan yang bisa hidup dalam kondisi panas seperti di gurun atau padang pasir, babi merupakan hewan yang senag dengan keadaan lembab dan teduh seperti di hutan. Jika cuaca terasa panas dan tidak mendukung,babi akan lebih sering berada di kubangan oleh sebab itu babi disebut sebagai hewan yang jorok. Sehingga bagaimana mungkin babi bisa hidup di gurun pasir, yang notabenya adalah sebagian besar dari wilayah Arab Saudi. Namun, hingga kini belum ada pengakuan resmi mengenai keberadaan babi di Arab  Saudi .

Lalu bagaimana di negara seperti timur tengah yang memiliki cuaca tidak begitu ekstream?

Negara barat menganggap babi hanyalah binatang tidak bermanfaat, kecuali untuk dikonsumsi. Oleh sebab itu tidak begitu banyak orang yang memelihara babi, untuk wilayah Timur Tengah, di negara mayoritas muslim ini masih ada segelintir orang memelihara babi, pasalnya di Timur Tengah juga masih ada warga yang menganut ajaran Kristen Koptik.

 

Terima kasih sudah membaca artikel Babi itu Haram untuk Umat Muslim, Lalu Adakah Babi Di Negara Arab yang Lekat dengan Agama Islam?, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - March 22, 2015