Bambang Widjojanto Mengundurkan Diri dari KPK

bambang

Kemelut antara Kapaolri dan KPK terus saja belgulir seolah tidak ada unjung yang pasti, entah kemana jalan dalamai yang diharapkan oleh semua pihak akan dibawa?. Tak ada status yang jelas, bahkan kian hari konflik antar dua kubu ini semakin memanas, bukan tidak mungkin kedepanya masayarakat akan terus mengujat salah satunya.

Kemelut lembaga penegak hukum Indonesa ini tidak hanya mendapat sorotan public Indonesia saja bahkan, beberapa kalangan dari luar Negarapun turut menyorot intrik yang terjadi pada dua lembaga penegak hukum Indonesia, kini seolah tiada ujung pasti aksi saling lapor dan aksi salaing kecam terus saja diperlihatkan oleh keda kubu, tindakan Polri yang terus saja mencari-cari kesalahan lembaga KPK, disebut-sebut sebagai tindakan Kriminalisasi untu melemahkan kinerja KPK dalam mengusut berbagai tindak pidana korupsi di Indonesia ini, al hasil kecaman untuk Polripun seakan tidak pernah surut setiap harinya, begitu pula sebaliknya.

Surat Pengunduran diri BW

Tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah, dua lembaga ini bukan bertanding untuk memperebutkan sesuatu namun sebagai dua lembaga penegak hukum yang teramat penting untuk bangsa, harusnya kedua lembaga ini lebih mawas diri untuk menjaga keharmonisan serta kekompakan  dalam menjalankan segala perintah dari Negara.

Perseteruan antara kubu Polri dan KPK ini pada akhirnya berujung pada pengunduran diri wakil ketua KPK Bambang Wijojanto,  Senin (26/1/2015) kemarin tepatnya di Gedung KPK, Jakarta, Bambang mengungkapkan semua keputusanya tersebut, ia menyatakan kepada pers jika dirinya akan mengundurkan diri sementara waktu terkait kasus yang sedang menimpanya saat ini, ia tidak meu mengotori lembaga KPK dengan kasus yang kini tengah menyeretnya tersebut, setidakany samapai ia terbukti tidak bersalah ia akan meninggalkan sementara waktu tugasanay di dalam lembaga KPK.

Abraham Samad Cs Tolak Pengunduran Diri BW

Pernyataan Bambang yang begitu mengejutkan, untuk mengundurkan diri dari KPK di tolak dengan keas oleh anggota KPK lainya. Para anggota KPK melalui Johan Budi menyatakan bahwa kasus yang sedang menimpa Bambang tersebut merupakan kasus rekayasa, selain itu saat ini KPK masih sangat membutuhkan tenaga dan jasa dari Bambang untuk menangani segala perkara yang dilimpajhkan kepada KPK. Pimpinan KPk yang kini hanya tersisa empat orang saja pasca pensiunya Busyro Muqoddas, tidak mungkin juga harus kehilangan satu pimpinan lagi.

Jika pengunduran diri dari Bambang diterima oleh KPK, maka bisa jadi lembaga tersebut akan semakin terperosok dalam lembah keterpurukan, menghilangnaya Bambang dalam Tim KPK juga bisa menimbulkan gejolak dimasyarakat, tidak menutup kemungkinan masyarakata akan terus mengecam lembaga Polri dan terus akan menyudutkan lembaga tersebut karena dianggap sebagai pemicu atas keadaan yang terjadai sekarang ini, oleh sebab itu penolakan yang di berikan oleh petinggi KPK terhadap Bambang memang sebuah keputusan yang bijak dan benar.

Terima kasih sudah membaca artikel Bambang Widjojanto Mengundurkan Diri dari KPK, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - January 27, 2015