BBM Naik, Tarif Angkutan Naik Bikin Masyarakat Semakin Tercekik, Apakah Ini Namanya Bijak ??

BBM Naik, Tarif Angkutan Naik Bikin Masyarakat Semakin Tercekik

Setelah kebijakan dinaikanya Bahan Bakar Minyak terlaksana, kini publik kembali di hebohkan dengan kenaikan tarif angkutan umum. Masih sama dengan waktu-waktu sebelumnya, dimana harga BBM naik, tarif angkutan umumpun juga akan ikut merangkak naik, hal tersebut memang tidak bisa di pisahkan, pasalnya BBM dengan angkutan umum memiliki keterkaitan yang sangta erat.

Hal inilah yang dirasakan oleh sebagian besar warga beberapa kota di Indonesia, di Tasikmalaya salah satunya, di wilayah ini kenaikan tarif angkutan umum telah di realisasikan secara menyeluruh.  Dinas Perhubungan (Dishub) Tasikmalaya dengan DPD Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Jawa Barat dan Organda Tasikmalaya telah melakukan serangkaian pertemuan dan diskusi terkait permasalahan tarif ankutan umum. Dalam agenda tersebut telah disepakati tarif angkutan umum di kabupaten Tasikmalaya akan dinaikan sebesar  4,8 persen dari tarif semula.

Sudah di buatkan payung hukum

Sama halnya dengan beberapa kota yang telah menaikan tarif angkutan umum, Tasikmalaya juga menerapkan kebijakan yang sama. Kenaikan tarif sebesar 4,8% menjadi pilihan yang tepat menurut pemerintah dan pengusaha angkutan Umum di Tasikmalaya, Jawa Barat. Rencananya kebijakan tersebut akan di buatkan payung hukum yang kuat terlebih dahulu, sebelum kemudian edaran resmi kenaikan tarif angkutan di Tasikmalaya di edarkan.

Kenaikan tarif angkutan umum ini, sempat menimbulkan gejolak di masyarakat, bahkan tidak hanya di Tasikmalaya namun juga di beberapa kota lainnya. Namun seiring berjalanya waktu masyarakat mulai mengerti, dengan kenaikan harga BBM dan harga onderdil maka kebijakan tersebut memang sangat pantas jika di buat.

Rincian tarif angkutan umum di Tasikmalaya

Tarif angkutan umum akan dinaikan skitar Rp.500 dari tarif, namun untuk tarif angkutan yang menempuh lebih dari 28 km, kenaikan tarif diperkirakan akan lebih besar dari Rp 500. Untuk tarif angkutan desa, juga kan mengalami kenaikan sebesar Rp 525,38 per kilo meter untuk satu orang. Kebijakan tersebut dinilai lebih tepat.

Kenaikan tarif angkutan umum tidak terlalu signifikan, dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya yang menaikan tarif angkutan dengan ugal-ugalan. Kebijakan ini tidak terlalu menekan masyarakat terlalu dalam, sehingga masih bisa ditolerir oleh masyarakat.

Terima kasih sudah membaca artikel BBM Naik, Tarif Angkutan Naik Bikin Masyarakat Semakin Tercekik, Apakah Ini Namanya Bijak ??, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - March 31, 2015