Catatan Merah, Sepak terjang Jokowi dalam 100 Hari Masa Kepemimpinanya

 

AwWto30GPu

Tampuh kekekuasaan Negara kita tercinta Indonesia 100 hari sudah berada di tangan Presiden Jokowi, usai gantikan posisis SBY malalui kemenanganya dalam Pemilu 2014 lalu, kini Presiden Jokowi dituntut untuk memenuhi janji-janji yang ia ucapkan ketika masa kampenye dahulu, namun nampaknya menjalankan pemerintahan sebagai orang nomer satu bukanlah perkara mudah bagi Jokowi,pasalnya semenjak dirinya menjabat sebagai Presiden republic ini seolah kontroversi Jokowi tidak pernah ada habisnya, terutama usai ia menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai satu-satunya calon Kapolri. Semenjak saat itu berbagai polemic dan berita miring mengenai sepak terjang Joikowi dalam 100 hari masa kepemimpinananya tersebut terus saja menjadi sorotan public.

Keraguan Masyarakat terhadap Pemerintahan Jokowi

Usai tetapkan Budi Gunawan sebagai calaon tunggal Kapolri, Jokowi terus saja didera berbagai kecaman, bahkan hingga berujung pada polemic antara KPK dan juga lembaga Polri, pencalonan Budi Gunawan sebagai satu-satunya Kapolri harus terhenti akibat Jendral berkumis tersebut terseret kasus rekening mencurigakan, selang beberapa waktu pasca penetapan Budi sebagai tersangka.

Kondisis KPK dan Polri terus saja memanas, aksi saling lapor dan saling kecam dari dua belah ihak ini seakan memberikan gambar jelas bahwa 100 hari kepemimpinan Jokowi menuai segudang raport dan catatan merah,kisruh antara KPK dan Polri hingga detik ini masih belum juga tuntas di selesaikan oleh Presiden Jokowi, bahkan menurut Lembaga Survei Indonesia (LSI)kini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden berbadan ringkih ini menurun drastic, sekitar  53,71 persen masyarakat tidak puas dengan kinerja Jokowi dalam menindak dan mengatasi polemic antara KPK dan Polri.

Jokowi masih terjerat tali dari partai Politik

Dalam 100 hari masa pemerintahannya Jokowi masih dianggap sebagai Presiden terikat, ia masih belum mendiri dan juga masih terbayang-bayang dengan partai politik, kisruh anatara KPk dan Polri seakan memberikan cermin kuat bagi public untuk meragukan kepemimpinan Jokowi, harapan rakyat untuk menanti janji-janji yang telah dibuat oleh Presiden Jokowi nampakanya harus kandas pasca kisruh KPK dan Polri menyeruak kepermukaan dan terus saja memanas di setiap harinya.

Bayang-bayang dan ikatan dari partai Politik nampak begitu jelas menjerat Presiden Jokowi, masyarakat menganggap bahwa Jokowi merupakan Presiden yang belum bisa mandiri dalam memerintah Negara ini, Jokowi masih belum bisa terlepas dari jeratan Partai Politik, bahkan seolah-olah Negara ini bukan diatur oleh dirinay melainkan telah diatur oleh partai Politik.

Lebih dari 50% rakyat tidak puas dengan kiprah Jokowi dalam memerintah

Penurunan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintaha Jokowi menimbang dari berbagai faktor yaitu, usai menjabat sebagai Preside, Jokowi telah melakukan serangkaian kebijakan yang ekstrim yaitu menaik turunkan harga BBM, mengangkat Budi Gunawan selalu tersangka kasus rekening gendut sebagai calon tunggal Kapolri, kemudian Jokowi juga dianggap kurang tegas dalam menangani kisruhKPK serta dianggap kurang cakap dalam menghentikan Kriminalisasi terhadap KPK. Setidakanya hanya tinggal beberapa persen saja orang yang mengaku puas dengan pemerintahan Jokowi.

Sekian artikel yang membahas tentang Catatan Merah, Sepak terjang Jokowi dalam 100 Hari Masa Kepemimpinanya, jangan lupa baca juga artikel terkait Ustad Arifin Ilham.

Terima kasih sudah membaca artikel Catatan Merah, Sepak terjang Jokowi dalam 100 Hari Masa Kepemimpinanya, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - January 30, 2015