5 Pertanyaan untuk Mengenali Ciri Autisme pada Anak

SokTau – Connie Kasari seorang professor Human Development and Psychology di UCLA mengatakan, untuk mengenali tanda anak penyandang autis yaitu mencoba menghilangkan beberapa pertanyaan tentang kondisi anak menyandang autis atau tidak.

5 Pertanyaan untuk Mengenali Ciri Autisme pada Anak

Ciri Autisme pada Anak

Menurut angka dari pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit 1 persen dari populasi global dipengaruhi oleh Autism Spectrum Disorder/ASD.  Sebuah difabel perkembangan seumur hidup itu akan mempengaruhi bagaimana seseorang berhubungan atau berkomunikasi dengan orang lain. Juga bisa mempengaruhi mereka mengenali dunia sekitar.

Banyak orang sering salah mengenali seorang anak mengalami autisme atau tidak. Oleh sebab itu Profesor Kasari telah menguji lima pertanyaan yang dapat membantu orang tua untuk mengenali tanda tersebut.

Berikut ini 5 Pertanyaan untuk Mengenali Ciri Autisme pada Anak

Apakah anak merespon ketika dipanggil namanya?

Dalam perkembangannya, biasanya anak akan mengalihkan perhatian mereka dari satu objek ketika ada seseorang yang memanggil namanya. Tapi pada kenyataannya banyak anak yang menyandang autisme sering tidak merespon jika namanya dipanggil. Hanya sekitar 20 persen anak yang merespon sebelum didianogsis autisme jika mereka mendengar namanya dipanggil dan menoleh ke sumber suara. Biasanya orang sering keliru  menduga jika anaknya autis, orang tua mengira kalau anaknya bermasalah dengan pendengarannya.

Apakah sang anak menirukan tingkah laku orang lain?

Seorang anak biasanya akan menirukan orang lain. misalkan melalui gerakan wajah, membuat suara tertentu, bertepuk tangan, atau membuat gerakan serupa lainnya. Anak penyandang autis akan jarang meniru gerakan wajah atau gerakan tangan.

Apakah sang anak mempunyai perhatian yang baik?

Anak penyandang autis kurang memiliki konsentrasi dan perhatian. Misal pada anak normal, seorang anak menunjuk suatu objek biasanya pada anak normal akan menunjuk ke arah objek dengan reflex yang baik. Jika anak dengan autis akan sulit untuk mengarahkan perhatian.

Apakah sang anak dapat bermain dengan baik?

Biasanya anak akan menirukan tindakan ibu atau ayahnya, dan hal ini akan terjadi pada anak beranjak usia dua tahun. contoh, seorang anak bermain boneka dengan berpura-pura menjadi seorang ibu dan mengendong boneka tersebut layaknya ibu dan anak. Sedangkan pada autis hal tersebut tidak terjadi pada dirinya dan hanya bisa fokus pada suatu objek saja.

Baca Juga: 3 Cara Ampuh Menghilangkan Komedo yang Membandel

Apakah anak memiliki respon emosional?

Jika normalnya seorang anak melihat mimik orang lain akan merespon serupa atau membalas respon tersebut. Jika ada orang tersenyum misalkan, biasanya anak tanpa autis akan merespon kembali atau dengan senyum malu-malu. Sedangkan anak dengan autis cenderung tidak memiliki respon emosional, malah akan terdiam seolah-olah tidak seorang pun yang mengajak komunikasi dengannya.

Terima kasih sudah membaca artikel 5 Pertanyaan untuk Mengenali Ciri Autisme pada Anak, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - September 27, 2016