Cuaca Panas dan Ekstrem Sambangi Jakarta Beresiko Sebabkan Kebakaran

Cuaca Panas dan Ektream Sambangi Jakarta Beresiko Sebabkan Kebakaran

Cuaca Panas dan Ektream Sambangi Jakarta Beresiko Sebabkan Kebakaran. Kondisi alam yang tidak stabil, dan juga peristiwa hawa panas yang telah menjatuhkan banyak korban di  India, nampaknya kini tengah menjadi perhatian khusus pemerintah. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, telah mengambil langkah tegas untuk menghadapi cuaca panas yang akan berlansgung selama Bulan Juni, Juli, dan Agustus tahun ini. Pemerintah menggerakan masyarakat agar lebih waspada lagi untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan seperti kebakaran karena suhu udara yang semakin memanas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI, Subejo menyatakan bahwa, suhu di kota Jakarta bisa mencapai 40ºC pada musim kemarau tahun ini. Pemerintah menghimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam bertindak.

Cuaca panas, potensi nyala api lebih tinggi

Meskipun dalam kondisi musim penghujan, suhu di Jakarta sudah sangat panas, namun apabila musim kemarau tiba cuaca di Jakarta akan lebih panas lagi. Hal inilah yang harus menjadi perhatian masyarakat, karena cuaca panas berpotensi membuat intensitas nyala api lebih tinggi.

Jangan sembarangan membakar sampaha atau membuang punting rokok di daerah berumput, Karena hal tersebut dapat berakibat fatal. Membuang punting rokok ditengah kondisi suhu panas semakin meningkat, membuat segala resiko seputar kebakaran juga turut meningkat. Jangan sampai kecerobohan masyarakat membuat lingkungan dan dirinya sendiri berada dalam bahaya.

Cuaca panas datang, masyarakat dihimbau lebih sadar lingkungan

Tidak ada yang tahu begaimana suhu udara akan berubah-ubah, para ilmuanpun hanya bisa memprediksi, namun sebagia manusia yang pintar sewajarnya kita harus lebih waspada terhadap hal tersebut. Selain berusaha untuk tidak ceroboh, kesadaran masyarakat juga memiliki andil besar untuk mengatasi hal ini.

Peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengantisipasi kebakaran dan hal buruk lainya, menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI ,Subejo sangat perlu dilakukan  sepanjang bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri. Hal ini dikatakan oleh Subejo, mengngat angka kebakaran di momen yang sama tahun lalu sudah meningkat tajam. Jangan sampai kecerobohan dan keteledoran justru bakal membahayakan lingkungan, keluarga dan diri sendiri.

 

 

 

 

Terima kasih sudah membaca artikel Cuaca Panas dan Ekstrem Sambangi Jakarta Beresiko Sebabkan Kebakaran, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - June 9, 2015