Disaat Para Jendral Berebut Jabatan, Anak Buah Kebajiran

Disaat Para Jendral Berebut Jabatan, Anak Buah Kebajiran

Hujan deras yang terus saja mengguyur Jakarta beberapa hari ini nampakanya membuat kondisi kemacetan lalulintas di Jakarta semakin parah, genangan air meluap di beberapa titik Ibukota, akibatnya kendaraan harus berjalan lebih lambat dan inilah yang membuat kemacetan di jalalanan Ibukota semakin parah, hal ini tentu saja membuat para petugas keamanan lalulintas atau polisi lalulintas harus bekerja semakin keras.

Kemacetan lalulintas merupakan prioritas bagi mereka, ditengah semua orang masih duduk santai menikmati sarapan pagi para anggota kepolisian yang bertugas di jalan raya harus berjibaku dengan derasnya air hujan yang terus mengguyur Ibukota beberapa hari ini, digin tak mereka rasakan demi mengurai kemacetan lalulintas yang ada, hal ini tentunya sangat berbanding terbalik dengan para jendral kepolisian yang memiliki pengkat tinggi, ditengah anggotanya berkjibaku melawan hujan untuk mengamankan lalulintas, justru para Jendral saat ini tengah bersitegang untuk merebutkan jabatan.

Bekerja dengan “Hati” bukan dengan “Materi”

Kondisi yang terjadi pada badan polri saat ini memang sungguh sangat kontras, dimana para polisi tingkat rendah sedang berjibaku dengan semangat untuk mengamankan lalulintas macet akibat banjir, justru para petinggi Polisi saat ini tengah berjibaku untuk mengamankan jabatan mereka, sebut saja Budi Gunawan yang hingga saat ini masih bersikeras untuk naik jabatan sebagai Kapolri, segala usaha ia tempuh untuk mendapatkan jabatan tersebut, hal ini tentu saja berbanding terbalik dengan para anak buahnya.

Selain Budi Gunawan, diwaktu yang sama pergeseran jabatan diantara para perwira tinggi kepolisian juga tengah terjadi, aroma perburuan jabatan di dalam ranah kepolisian kian hari-kian menguat saja, hal ini tentu saja terlihat amat tidak pantas, disaat para polisi denan tingkatan rendah tetap menjalankan kewajiban mereka, justru para pemimpinya saat ini tengah bersikukuh untuk mendapatkan jabatan, harusnya para perwira tinggi ini melihat kinerja anak buah mereka, bekerja bukan dengan meteri namun bekerja harus menggunakan hati, loyalitas seorang naggota kepolisian dituntut setiap harinya, demi keamanan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Biarpun panas atau hujan kami siap untuk bertugas

Tidak sepantasnya seorang petinggi kepolisian berjibaku dan bersaing untuk mendapatkan kusri tertingi kepolisian, seharusnya mereka lebih meningkatkan kinerja mereka dalam menjaga keamanan dan mengatur kekacauan yang ada, karena masyarakat bukan meminta polisi yang mengayomi mereka adalah polisi dengan pangkat yang tinggi melainkan polisi dengan hati yang lapang, dimana seorang polisi harus bisa membuat rakyatanya nyaman dan aman.

Seorang polisi memang dhituntut untuk selalu waspada, siap dan siaga, polisi tidak dituntut untuk bergaya, meningkatkan citra dan mengejar tahta, karena sebenarnya tugas awal seorang anggota kepolisian adalah untuk mengayomi masyarakatnya dan memberikan rasa aman pada masyarakat, jadi initinya para petinggi polisi harus bisa berkaca pada anak buah mereka, yang rela menantang hujan panas dan lelah untuk menjalankan tugas mulia mereka.

Terima kasih sudah membaca artikel Disaat Para Jendral Berebut Jabatan, Anak Buah Kebajiran, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - February 10, 2015