Djujuk Srimulat, Hembuskan Nafas Terakhirnya Setelah Sekian Lama Menahan Sakit

jujuk-srimulat-djujuk-djuariah

Ranah dunia hiburan kembali berduka, salah satu lakon terbaik Srimulat Djujuk Djuriah Jumat (06/01/15) tepatnya pada pukul 03.10 WIB menghembuskan nafas terkahirnya setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Sardjito, Yogyakarta. Kepergian wyang lebih dikenal sebagai Djujuk Srimulat ini tentunya memberikan kesedihan mendalam bagi jagad hiburan tanah air, terutama kelurga dan rekan Djujuk dalam kelurga besar Srimulat.

DJujuk Srimulat, Membiarkan Diri Digerogoti Penyakit Hingga Nafas Terakhirnya

Lekat dihati pecinta Srimulat, sosok djujuk memang memiliki peran penting dalam kiprah Kelurga Besar Srimulat, bahkan Djujuk juga telah dianggap sebagai senior oleh para rekan-rekanya di Srimulat, sehingga wajar saja apabila kepergian dari Djujuk menimbulkan kesedihan mendalam bagi semua pihak yang bergabung dalam Srimulat.

Wanita 67 tahun ini menghembuskan nafas terakhirnya setelah sekian lama tubuhnya digerogoti penyakit ganas. Kanker usus stadium 4 yang dideritanya kian hari-kian menjalar hingga ke tulang dan hati,namun barulah beberapa bulan belakangan ini penyakit Djujuk tersebut semakin parah dan membutnya tumbang.

Menurut kelurga Djujuk sempat melakukan cek up ke Singapura, namun hal tersebut sudah sangat lama setidakany sekitar 3 sampai 4 tahun yang lalu dan setelah itu Djujuk tidak pernah lagi melakukan pengobatan serta pengecekan, ia membirkan dirinay digerogoti oleh penyakit ganas yang semakin hari-semakin meperburuk keadaanya hingga pada akhirnya tubuh Djujuk harus kalah oleh penyakitnya, tepatnya pada pukul 03.10 WIB, hari Jumat (06/02/15) Djujuk harus berpulang kepangkuan Tuhan.

Djujuk dimata anak dan keluarga

Hari ini tepatnya pada pukul 13.00 WIB, jenazah Djujuk akan segera di kebumikan di Bonoloyo, Solo setelah kemarin pukul 22.00 WIB, Jumat (6/1)  enazah Djujuk tiba di rumah duka Jalan Srigunting 5 No. 2, Manahan, Solo. Kepergian Djujuk tersebut membuat kelurganya merasa sangat kehilangan, terutama bagi empat orang anaknya.

Dimata sang anak Djujuk adalah orang yang hebat, bukan hanya berperan sebagai seorang ibu saja, namun Djujuk juga merupakan sosok teman bagi empat orang anaknya, dimana djujuk bis amemposisikan diri sebagai teman curhat yang baik bagi mereka . Kini sosok ibu dan teman itu telah pergi takkan kembali, namun kenangan dan jasanya tak pernah pudar oleh waktu, selamat jalan Djujuk semoga engkau bahagiya disurga Tuhan.

Terima kasih sudah membaca artikel Djujuk Srimulat, Hembuskan Nafas Terakhirnya Setelah Sekian Lama Menahan Sakit, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - February 7, 2015