Drama Ditengah Eksekusi Mati, Mulai dari Kecaman Hingga Surat Untuk Sang Presiden

Drama Ditengah Eksekusi Mati, Mulai dari Kecaman Hingga Surat Untuk Sang Presiden

Prosesi eksekuti mati, hal ini memeng baru ada di pemerintahan Jokowi,oleh karena itu kontroversinya tiada berujung. Maksud hati ingin memberangus narkotika dari Indonesia, sang Presiden justru terjepit diantara penolakan dan juga kecaman. Namun kebijakan yang telah di tetapkan oleh presiden Jokowi, nayatanya tak pernah bisa diganggu gugat.

Meskipun sederet cacian dan juga kecaman dari Negara lain, nyatanya proses hukuman mati terhadap para terpidana kasus narkotika terus saja dilakukan.

Sederet drama dalam proses eksekuti mati

Tinggal menghitung waktu saja, prosesi eksekuti mati akan segera di lakukan terhadap 10 nara pidana kasus narkotika. Namun sama halnya dengan eksekusi jilid I, eksekusi mati jilid II ini juga di liputi dengan sederet kontroversi dan juga intrik.

Masih saja banyak negara yang menghujat kebijakan Presiden Jokowi yang ingin segera memangkas habis narkotika beserta para gembongnya. Rentetan kecaman, boikot dan juga hujatan yang di lontarkan kepada Jokowi dari berbagai kalangan warga Negara asing termasuk pula para petingginya, tak membaut presiden yang identik dengan pakaian kotak-kotaknya tersebut gentar.

Hukuman mati yang ia canangkan tak akan terpengaruh dengan berbagai drama, pasalnya nayawa ratusan bahkan jutaan orang mati sia-sia hanya gara-gara narkotika. Tak mau terus mengorbankan para warganya karena Narkotika, jalan satu-satunya yang di tempuh oleh Jokowi adalah dengan membinasakan para gembong yang sudah berhasil di tangkap dan juga mengejar para pengedar serta pengguna yang masih berkeliaran.

Surat terakhir dari kekasih

Mengingat tinggal menghitung waktu saj proses eksekusi mati, Raheem Agbaje terpiadan asal Spanyol ini tidak dikunjungi oleh sang kekasih yang biasanya setia menjenguk Raheem. Hanya saja sang kekasih yang di ketahui bernama Angela telah mengirimkan sepucuk surat untuk presiden Jokowi sebelum kekasihnya di eksekusi mati.

Good morning everyone,

As Raheem girlfriend I beg to Mr Joko Widodo and all of Indonesian to stop the execution.
They’re a good people and they deserve for a second change.

Please forgive them and stop execution.

I love my boyfriend and i do love all of them beg all of you to stop execution

Terjemahan :

(Selamat pagi, semuanya)

Selaku kekasih Raheem, saya memohon kepada Presiden Jokowi dan seluruh masyarakat Indonesia untuk menghentian eksekusi. 
Mereka semua merupakan orang-orang yang baik dan pantas mendapatkan kesempatan kedua.

Saya mohon ampuni mereka dan hentikan eksekusi. 
Saya mencintai kekasih saya, dan mereka ingin agar eksekusi di hentikan. 

 

Terima kasih sudah membaca artikel Drama Ditengah Eksekusi Mati, Mulai dari Kecaman Hingga Surat Untuk Sang Presiden, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - April 28, 2015