Fakta Unik Seputar Pemberian Nama Virus Ebola

 Fakta Unik Seputar Pemberian Nama Virus Ebola

Beberapa waktu belakangan ini dunia diresahkan dengan adannya Virus Ebola yang menyerang banyak warga di Afrika Barat. Pengamanan serta  jalan keluar akan penanggulangan Virus ini terus saja dilakukan oleh beberapa institusi di Indonesia. Mulai dari bandara hingga pelabuhan yang merupakan pusat transit orang-orang yang berasal dari luar Indonesia atau TKI serta TKW yang baru saja kembali dari luar negeri.

Virus Ebola sebenarnya bukan merupakan Virus baru dalam dunia medis, tapi hanya saja baru-baru ini mengalami peningkatan jumlah korban yang terjangkit sehingga terangkat ke permukaan. Sebenarnya Virus ini telah muncul sejak 38 tahun silam di dataran Afrika Barat, namun pada awal kemunculannya itu Virus ini belum memiliki nama sehingga masyarakat di sana menganggap bahwa Virus tersebut merupakan penyakit misterius. Hal ini sontak saja membuat warga Afrika Barat resah , penyakit ini terus saja merebak dan menular kepada orang lain.

Hingga seorang peneliti melakukan sbuah research yang mmbrika hasil yang sangat mngjutkan yaitu, virus ini merupakan irus yang sangat aneh dan belum pernah ditemui sebelumnya. Virus ini berbentuk panjang mnyerupai cacing atau sebuah tali panjang dan mrupakn sbuah virus yang berbda dari virus pada umumnya yang tlah mereka tmukan.  Pada awalnya virus ini dinamakan degan Vius Yambuku yaitu nama yang diambil dari nama desa yang merupakan desa yang pertama kali terjangkit penyakit ini.

Seakan kontroversi tiada henti tentang nama virus ini dikarenakan memberikan nama yang sama dengan sebuah desa dianggap sangat mengucilkan desa tersebut. Jika suatu penyakit di namakan dengan nama sebuah desa maka desa tersebut kan menerima cacian serta perilaku buruk dan di kucilkan oleh banyak pihak sehingga para masyarakatnya akan terisolir dalam berbagai hal karena akan dianggap tidak baik bagi banyak orang.

Hingga pada akhirnya sebuah nama di tetapkan oleh Karl Jhonson yang merupakan anggota peneliti DCD yang bertugas saat itu. Virus ini di beri nama Ebola yang diambil dari nama sebuah sungai yang ada di sekitar Yambuku, hal ini dirasa tepat jika di bandingkan harus menggunakan nama sebuah desa karena dapat meminimalisir stigma buruk desa tersebut. Namun kenyataannya sungai ebola bukanlah sungai paling dekat dengan Yambuku, tapi karena para ilmuan ini telah lelah dalam melakukan eksperimen mereka tetap memakai nama ebola untuk virus ini.

Terima kasih sudah membaca artikel Fakta Unik Seputar Pemberian Nama Virus Ebola, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - November 20, 2014