Gila !! Hanya Bermodalkan foto Saja ,Para Hacker Bisa Lakukan Duplikasi Terhadap Sidik Jari Konglomerat

Hanya Bermodalkan foto Saja ,Para Hacker Bisa Lakukan Duplikasi Terhadap Sidik Jari Konglomerat

Berkembangnya hacker di dunai sungguh sangat menghawatirkan sekali, kini bukan lagi pengamanan terhadap smartphone yang harus di perhatikan melainkan juga berbagi jepretan foto biasa dari seseorang. Berkembangnya IPTEk kini juga telah memberikan sebuah penemuan baru bagi para Hacker untuk membajak serta menduplikasi sidik jari manusia hanya berdasarkan foto biasa yang mereka unggah di berbagai media social atau internet, hal ini tentunya merupakan hal menghawatirkan bagi semua pihak termasuk para konglomereat yang memiliki kekayaan dalam jumlah besar, mereka tentunya takut jika para hacker akan meretas sidik jari mereka untuk berbagai hal yang tidak diinginkan oleh para konglomerat tersebut.

Tren keamanan dengan dilengkapi dengan pemindai sidik jari kini tengah menjadi kebutuhan oleh para orang berkantong tebal untuk melindungi keamanan kekayaan mereka, bahkan kini berbagai smathphon dan juga i-Phone juga telah dilengkapi dengan fasilitas pemindai sidik jari.

Namun kini agaknya cara tersebut bukanlah lagi cara yang aman mengetahui bahwa sekelompok Hacker terbesar di dataran Eropa Chaos Computer Club (CCC)telah mempresentasikan hacking dengan cara paling terbaru dalam sebuah seminar mereka yaitu hacking yang dapat menembus pemindai sidik jari meskipun dengan tehnologi yang canggih sekalipun, salah satu orang dalam percobaan mereka adalah Ursula Von Der Layen yang merupakan Perdana Mentri Pertahanan Jerman, Krissler salah seorang anggota hacker memperlihatkan cara mahirnya dalam mendapatkan sidik jari sang Perdana Mentri hanya dengan menggunkan aplikasi VeriFinger.

Dengan menggunakan VeriFinger dan juga tambahan foto dari sang Perdana Mentri sebagai medinya Krissler mampu dengan cepat membentuk dan membangun pola sidik jari Ursula Von Der Layen hingga menjadi hampir 100% mirip dengan aslinya, dalam pembuktinaya tersebut Krissler tak menjelaskan secara detail carannya untuk meretas sidik jari Ursula Von Der Layen, namun hal ini sudah jelas menjadi ancaman bagi semua orang jika para hacker jahat memanfaatkan cara tersebut untuk membajak segala system keamanan yang menggunakan sidik jari sebagai salah satu hal yang paling inti dalam system tersebut,sehingga keberadaab Touch ID pada i-Phone tidak kan berguna lagi beberapa tahun kedepan.

Terima kasih sudah membaca artikel Gila !! Hanya Bermodalkan foto Saja ,Para Hacker Bisa Lakukan Duplikasi Terhadap Sidik Jari Konglomerat, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - December 31, 2014