Haji Lulung Di Bully,”buat apa marah, Malah saya jadi terkenal kan”

Haji Lulung Di Bully ,buat apa marah, Malah saya jadi terkenal kan

Bak selebrity yang tengah naik daun, nama Haji Lulung semakin heboh saja diperbincangkan di media sosial. Hingga kemarin para nitizen dan hatters terus saja mempergunjingkan wakil ketua DPRD DKI tersebut. Namanya seolah menjadi tenar dalam sehari, pasca menjalani rapat mediasi bersama Gubernir DKI Basukiu Tjahaja Purnama atau Ahok.

Haji Lulung Jadi tenar bukan karena prestasi tapi karena,

Seolah tidak ada habisnya para nitizen terus saja melakukan aksi bully terhadap wakil ketua DPRD DKI yang juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Partai Persatuan Pembangaunan (PPP).  Ia mendapatkan bully dari semua kalangan mulai dfari masyarakat bahkan hingga para artis papan atas Indonesia, seperti Denny Cagur, Darius Sinatria, Adi Ms dan juga beberapa artis lainnya.

Bully ini ditujukan kepada pemilik nama asli Abraham Lunggana, usai ia menunjukkan sikap dalam agenda mediasi kisruh DPRD dengan Gubernur DKI, Basuku Tjahaj Purnama. Salah satu bully yang dilontarkan oleh para nitizen adalah terkait dengan salahnya Haji Lulung dalam menyebut kata UPS (uninterruptible power supply) dengan USB (universal serial bus) dalam agenda mediasi di dalam kantor Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) pada hari Kamis (05/03/15) lalu.

“Ya itu hak mereka, buat apa marah, Malah saya jadi terkenal kan’’

Meskipun tahu bahwa dirinya mendapatkan bully dari para nitizen, namun Haji Lulung tetap santai dan tidak menanggapi hal tersebut dengan emosi.  Lulung justru memberikan apresiasi terhadap para nitizen yang membullynya di sosial media. Meskipun sejak hari Kamis (05/03/15) malam ia sudah mengetahui komentar-komentar miring dari para nitizen, namun ia tetap santai dan tidak mau mengumbar kemarahanya.

“Ya itu hak mereka, buat apa marah. Malah saya jadi terkenal kan,”  inilah hal di katakan oleh Lulung. Lulung mengaku meskipun bully terus di tujukan padanya, namun ia tidak akan pernah gentar untuk mengkritis langkah Ahok, yang  dianggapnya telah menyalahi prosedur aturan yang terkait dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2015. Hal ini disebabkan oleh perbuatan Ahok yang memberikan APBD bukan hasil dari pembahasan dewan kepada Kemendagri, dan hal itu merupakan sebuah bentuk kesalahan yang fatal.

 

 

 

Terima kasih sudah membaca artikel Haji Lulung Di Bully,”buat apa marah, Malah saya jadi terkenal kan”, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - March 7, 2015