Harga Gula Semakin Hancur, Laba Turun Hingga 75%

Harga Gula Semakin Hancur, Laba Turun Hingga 75%

Awan hitam kini memang sedang menyelimuti PT Rajawali Nusantara (RNI). Bagaimana tidak, harapan untuk dapat menaikkan laba yang lumayan nyatanya malah sebaliknya. Perusahaan pun juga mengaku kinerja yang dilakukan selama kurang lebih enam bulan pertama tahun ini semakin memburuk.

Usut punya usut, laba perseroan pada semester I ini anjlok hingga 75% menjadi Rp 25 miliar dibandingkan dengan periode pada tahun lalu yang mencapai sebesar Rp 93 miliar. Tentu ini menjadi sebuah tamparan yang sangat keras bagi RNI. Padahal planning mereka untuk tahun ini adalah mencapai laba sebesar Rp 200 miliar.

Menurut Direktur Utama RNI, Ismet Hasan Putro mengatakan harga komoditas yang mengalami penurunan adalaha penyebab dari memburuknya kinerja perseroan. Komoditas yang mengalami penurunan antara lain adalah gula, CPO dan karet. Ketiga bahan inilah yang sangat berpengaruh besar terhadap kemajuan dan peningkatan laba perseroan.

Saat ini RNI menjadikan gula sebagai kontrbusi yang sangat besar, namun sayangnya harga gula hancur total. Kini RNI hanya dapat pasrah dengan kerugian serta penurunan laba yang cukup drastis ini. Hal ini memang menjadi hal yang sangat menyakitkan, namun harus terus diperjuangkan.

Sebetulnya tak hanya harga komoditas yang mengalami penurunan, namun adanya penumpukan stok gula menjadi salah satu penyebab dari penurunan laba. Ternyata penumpukan gula mencapai kurang lebih 2 juta ton akibat tidak laku dipasaran. Untuk harga tren lelang sendiri masih sangat bagus yaitu antara Rp.8300-Rp8400 per Kg. Dari adanya kondisi ini tentunya perseroan harus melakukan beberapa langkah konkrit untuk membenahi semuanya.

Dibutuhkan pembuatan revisi target laba untuk tahun ini menjadi kurang lebih Rp 165 miliar saja bukan target awal yang sebelumnya Rp 200 juta. Semoga saja untuk target revisi ini dapat terwujud dengan sempurna. Mungkin bisa jadi untuk tahun depan harga gula akan semakin baik sehingga tak ada lagi penurunan yang merugikan. Untuk laba tahun depan bisa digunakan untuk menutup kergian pada tahun ini. Semoga berita menarik yang kami sampaikan diatas dapat menambah wawasan anda.

Terima kasih sudah membaca artikel Harga Gula Semakin Hancur, Laba Turun Hingga 75%, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - August 22, 2014