Ibu Korban Pelecehan Seksual Gugat Jakarta Internasional School

Ibu Korban Pelecehan Seksual Gugat Jakarta Internasional School

Kabar terbaru datang dari ibu korban tindak kekerasan dan pelecehan seksual yang dialami salah satu murid TK Jakarta Internasional School. Terlihat tadi pagi ibu korban mendatangi Polda Metro Jaya dan melaporkan Jakarta Internasional School dengan tuduhan melalaikan tugasnya untuk menjaga dan mengawasi murid dengan baik. Tentu saja tak akan ada orangtua yang rela jika anaknya yang mengalami pengalaman buruk demikian.

Otomatis hal ini akan membuat psikologi mereka lebih buruk. Ini bukanlah hal yang pantas terjadi di salah satu sekolah yang bertaraf Internasional, apalagi berbagai teknologi yang diberikan sebagai fasilitas dalam sekolah tersebut canggih. Diketahui lebih dari 400 CCTV yang terpasang di sudut sekolah.

Gugatan yang dilayangkan oleh ibu korban kepada JIS memang berupa pertanggungjawaban atas kelalaian yang terjadi disekolah elite tersebut. Hal ini tentu saja menjadi sorotan berbagai pihak, baik wartawan maupun masyarakat luas yang mengetahui berita ini. Ibu korban memang benar-benarĀ  tak terima atas kejadian yang menimpa anaknya, apalagi anak tersebut masih berusia 5 tahun.

Hal yang paling disayangkan lagi adalah tak masuknya sebuah rekaman CCTV yang bisa dijadikan sebagai bukti terjadinya tindak kekerasan dan pelecehan seksual ini. Hal ini seharusnya memang menjadi pelajaran bagi semua sekolah, tak hanya sekolah tingkatan SMP dan SMA yang patut untuk mendapatkan sebuah pengawasan. Namun sekolah-sekolah yang masih tingkatan dini juga harus mendapatkan perhatian.

Bahkan pemerhati anak Indonesia, Kak Seto juga mengungkapkan adanya keprihatinan akan adanya kejadian ini. Beliau mengatakan bahwa hal ini harus terus dilakukan penyelidikan, kemungkinan besar pelaku tindak kekerasan dan pelecehan seksual tersebut mengalami gangguan jiwa yang dinamakan Pedofil. Pedofil adalah salah satu kondisi dimana seseorang baik laki-laki maupun perempuan menyukai lawan jenisnya yang umurnya jauh lebih muda.

Dari hal inilah yang seharusnya bisa kita jadikan sebuah potret nyata bahwa anak memang membutuhkan pengawasan yang khusus. Sekalipun bersekolah dengan standart Internasional tak menjamin seorang anak dapat mendapatkan pengawasan yang baik. Hal ini memang harus menjadi pengalaman yang baik bagi mereka yang memiliki seorang anak.

Terima kasih sudah membaca artikel Ibu Korban Pelecehan Seksual Gugat Jakarta Internasional School, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - April 18, 2014