Jatuhnya TransAsia, Tambah Daftar Panjang Kecelakaan Pesawat di Dunia

tranasia

Tragedy maut dalam dunia pnerbangan kini kembali terulang, setelah pesawat Airasia QZ8501milik maskapai penerbangan Indoneshia jatuh di wilayah perairan selat Karimata, Rabu (4/2/2015) kemarin pesawat TransAsia Airways  jenis ATR72-600 milik maskapai penerbangan Taiwan juga mengalami nasib yang tragis. Pesawat TransAsia dengan nomor penerbangan GE235 rute Taipei Hongshan-Kinmen yang mengangkut setidakanya 58 penumpang tersebut jatuh secara dramatis terekam oleh kamera salah satu mobil yang melintasi jalan layang.

Dalam vidio tersebut terlihat pesawat terlebih dahulu menabrak sebuah jalan layang sebelum kemudian miring dan jatuh ke sebuah sungai. Vidio yang diunggah sesaat setelah peristiwa naas itu terjadipun sontak saja membuat banyak orang terkejut, terutama warga Taiwan sendiri. Sejauh ini korban dari jatuhnya pesawat TransAsia Airways telah ditemukan sebanyak 22 orang.

Detik-detik terjatuhnya TransAsia  terekam dalam sebuah Vidio amatir

Sebelum tragedy naas tersebut terjadi, sang Pilot masih terus memberikan informasi kepada menara pengawas, sebelum pada akhirnya sang Pilot memberikan pesan terakhirnya, dimana dalam pesan terakhir tersebut sang pilot menyatakan bahwa telah terjadi kegagalan pada mesin pesawat, “Mayday! Mayday! Flameout!” itulah isi dari rekaman yang diduga sebagai pesan terakhir dari sang Pilot sebelum pesawat yang ia kendalikan jatuh di kawasan Sungai Keelung di New Taipei City, Taiwan.

Namun keganjalan dari jatuhnaya pesawat TransAsia Airways masih saja dipertanyakan oleh beberapa pihak, mengingat rekaman terakhir sang Pilot “Flameout!” yang merupakan sebuah istilah yang digunakan dalam system pembakaran pada mesin yang tidak menghasilkan api sehingga dapat memicu kegagalan pada mesin, padahal seharusnya sebuah pesawat yang memiliki mesin ganda masih dapat terbang meskipun salah satu mesinya tidak berfungsi.

Korban Tewas Mencapai 22 Orang

Hingga saat ini tim penyelamat yang menangani peristiwa naas tersebut telah berhasil menemukan setidaknya 15 jasad korban TransAsia dengan nomor penerbangan GE235 rute Taipei Hongshan-Kinmen, namun anggota tim penyelamat yakin bahwa korban meninggal dalam tragedy tersebut dapat mencapai 22 orang dan 21 lainya masih dalam proses pencarian.

Tragedy naas yang menimpa TransAsia ini bukanlah tragedy yang pertama kali terjadi dalam dua tahun belakangan ini, sebelumnya TransAsia  juga telah mengalami tragedy yang sama ketika harus terbang ditengah badai, setidakanya 48 orang dipastikan telah tewas.

Terima kasih sudah membaca artikel Jatuhnya TransAsia, Tambah Daftar Panjang Kecelakaan Pesawat di Dunia, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - February 6, 2015