Kisah Tragis Aylan Kurdi Mencabik-cabik Batin Warga Dunia

Kisah Tragis Aylan Kurdi Mencabik-cabik Batin Warga Dunia Kisah Aylan Kurdi (3) hanya menjalani hidup yang sangat singkat di dunia, tiga tahun – Deritanya terus mencabik-cabik perasaan karena bocah itu menjadi korban keganasan perang di Syria antara pasukan Assad dan pasukan ISIS, yang sama-sama haus darah. Kedua pihak saling serang dan membunuh siapa saja, termasuk anak-anak seperti Aylan Kurdi. Karena itu, Aylan Kurdi dan keluarganya, termasuk kakaknya, Galip Kurdi (5) berupaya untuk menyelamatkan diri. Sayangnya, kapal mereka tenggelam, mereka pun menjadi korban tewas, termasuk ibu mereka, Rihan (35).

Tewasnya Aylan Kurdi membuat banyak orang prihatin

Sejumlah foto yang disajikan di media massa terkemuka di Inggris pun menjadi sajian yang menggedor-gedor perasaan yang menyaksikannya.

Hingga Jumat (4/9/2015), keprihatinan terhadap nasib yang dialami Aylan Kurdi terus terdengar di mana-mana, sejumlah warga Inggris kemudian melakukan berbagai aksi untuk mengetuk hati pemerintah mereka untuk membuka pintu bagi imigran dari Syria.

Mungkin, sebagian belum mengikuti bagaimana kisah Aylan Kurdi sampai akhirnya meninggal dunia dalam peristiwa yang terjadi baru-baru ini di laut ganas Aegea.

Baca Juga : Aneh! Pria Ajaib Yang Tidak Makan dan Minum Selama 70 Tahun

Berikut ini sekelumit kisah tragis Aylan kurdi

Krisis pengungsi sungguh menyesakkan dada saat bocah usia tiga tahun, Aylan Kurdi tidak dapat bertahan di laut lepas dan tenggelam, penemuan jasadnya langsung membuat seisi dunia shock.

Betapa tidak, bocah sekecil itu mengalami derita karena harus berupaya bertahan hidup dengan upaya menyeberangi lautan luas.

Mereka berupaya melintasi sejumlah wilayah yang sangat jauh dari bekas pecahan Yugoslavia, Republic of Macedonia dan Greece (Yunani).

Terakhir, mereka ada di kota Gevgelija, Macedonia.

Sebagaimana disampaikan The Independent, Kamis (3/9/2015), yang dikutip Wartakota.tribunnews.com, sajian foto-foto perjuangan para pengungsi asal Syria itu sangat menguras air mata, mereka masih sangat kecil untuk tahu kebiadaban yang dilakukan sejumlah orang dewasa di kubu Assad dan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), yang membunuh siapa saja, sehingga saat anak-anak di sejumlah negara bisa bermain, di Timur Tengah, anak-anak kehilangan kasih sayang, mereka harus lari untuk menyelamatkan diri.

Suasana Jumat (4/9/2015), sangat mengharukan terjadi ketika bapak kandung Aylan tampak menguburkan jasad anak tercintanya.

Terima kasih sudah membaca artikel Kisah Tragis Aylan Kurdi Mencabik-cabik Batin Warga Dunia, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - September 7, 2015