KPU Polisikan Ketua Gerindra Muhammad Taufik

KPU Polisikan Ketua Gerindra Muhammad Taufik

Setelah beberapa berita mencuat mengenai ancaman penculikan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik. Lewat tengah malam tadi, tujuh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya memutuskan untuk melaporkan Ketua Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik ke Bareskrim atas ancaman penculikan tersebut. Seperti yang diketahui Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra ini mengancam bakal menculik Ketua KPU karena dianggap tidak becus dan tidak bisa menyelenggarakan pemilu dengan baik dan adil.

Menurutnya banyak sekali tindakan kecurangan yang terjadi bahkan KPU dianggap memihak pada kubu calon presiden nomor urut 2. KPU kini polisikan Ketua Gerindra tersebut dengan membawa bukti media cetak yang memberitakan adanya ancaman tersebut. Komisinoer KPU, Ida Budhiati mengatakan bahwa akan membawa media cetak yang memberitakan adanya ancaman penculikan yang ditujukkan pada ketua KPU sebagai salah satu bukti.

Ida juga mengatakan bahwa ancaman yang diberikan oleh Mauhammad Taufik ini dilakukan dimuka umum dengan melakukan sejumlah orasi dengan berteriak di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pekan lalu. Setelah kalimat orasi yang dilontarkan kemudian berulang dengan adanya respons dan pemberitaan yang ditulis beberapa jurnasi bahkan media media televisi.

Tindakan ini memang dianggap sebagai salah satu hal yang kurang baik dan sangat mengganggu kenyamanan. Terkait dengan pasal yang dituduhkan kepada Taufik hal ini akan secara penuh diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menyusun konstruksi hukumnya. Seperti yang telah diberitakan kubu Prabowo-Hatta mengancam akan menculik ketua KPU.

Ida dkk terlihat tiba di gedung Bareskim pada oukul 00.30 dan terlihat pada pukul 02.30 keluar dari gedung tersebut. Ketika masuk Ida diterima oleh Pak Indra dari Bareskim. Untuk tindak lanjut permasalahan ini sepenuhnya diserahkan pada pihak kepolisian. Ida berharap nantinya akan ada tindak hukum yang tegas atas perkara ini. Peristiwa ini memang baru kali pertama terjadi bahkan kegiatan Pemilihan Umum yang terlihat banyak terjadi kejanggalan baru terdapat pada pemilu 2014 ini.

Meskipun demikian, pemerintah tetap menghargai ketidakterimaan kubu Prabowo-Hatta atas kekalahannya, namun bukan berarti menghalalkan segala cara untuk merubah keputusan yang telah ditetapkan oleh KPU. Semoga berita menarik yang kami ulas diatas dapat menambah wawasan anda.

Terima kasih sudah membaca artikel KPU Polisikan Ketua Gerindra Muhammad Taufik, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - August 12, 2014