Malala Yousafzai Angkat Bicara Soal Nasib Muslim Rohingya

Malala Yousafzai Angkat Bicara Soal Nasib Muslim Rohingya

Malala Yousafzai Angkat Bicara Soal Nasib Muslim Rohingya – Trgais memang musibah yang tengah dialami oleh para umat muslim Rohingya. Mereka harus lontang-lantung di Negara orang tanpa mendapatkan pengakuan dari Negaranya sendiri. Hal inilah yang membuat salah satu aktivis Penerima Nobel Perdamaian tahun 2014, Malala Yousafzai  angkat bicara.

Mala, menghimbau dan mendesak pemerintah Myanmar dan juga dunia untuk segera membebaskan kaum Rohingya dari segala bentuk penindasan. Keadaan yang dialami oleh muslim Rohingya tersebut, membuat Mala begitu bersemangat untuk membebaskan kaum minoritas muslim Rohingya dari segala bentuk diskriminasi dan juga penganiayaan.

Mala Yousafzai memihak muslim Rohingya

Melihat kondisi para kaum minoritas muslim Rohingya, Mala begitu antusias untuk memihak kepada mereka untuk mendesak pemerintah segera mengatasi kasus kemanusiaan tersebut. Ia tidak ingin penganiayaan dan penelantaran kaum Rohingya berlarut-larut menimpa kaum minoritas tersebut.

Mala mengaku tidak menerima sikap pemerintah Myanmar dan kaum budhisme disana yang selalu saja melakukan tindakan diskriminasi dan juga penelantaran terhadap muslim Rohingya. Hasilnya para muslim Rohingya tersebut memutuskan untuk melarikan diri menuju Negara lain yang mau menerima mereka. namun sayang beberapa Negara enggan untuk menampung para minoritas tersebut dengan berbagai alasan. Namun beruntung solidaritas dan empati yang tinggi dari masyarakat Indonesia, mereka bersedia untuk menampung para muslim Rohingya yang ditelantarkan tersebut.

Baca Juga : 10 Tips Mudah Ajarkan Anak Berpuasa Sejak Dini

Malala Yousafzai mendesak agar kewarganegaraan muslim Rohingya dikembalikan

Tak hanya sekedar menghimbau agar diskriminasi dan penganiayaan dihentikan terhadap muslim Rohingya, namun juga kewarganegaraan kaum Rohingya juga dikembalikan. Tak hanya pemerintah Myanmar, bahkan Mala juga mendesak seluruh pemimpin dunia untuk membantu mengatasi permasalahan pelik tersebut.

Kaum Rohingya sendiri, oleh masyarakat Myanmar disebut sebagai imigran gelap dari Bangladesh sejak kedatangannya di tahun 1982 silam. Hal itulah yang membuat masyarakat Myanmar memutuskan untuk mencabut kewarganegaraan mereka seiring berjalanya waktu.

Puncaknya, pada tahun 2012 kaum muslim Rohingya mendapatkan tekanan dari pemerintah Myanmar karena dianggap sebagai kaum minoritas. Oleh sebab itu, Mala yang sempat mengalami hal serupa, menyatakan diri untuk membela kaum rohingya untuk bisa mendapatkan pengakuan Kewarganegaraan dari tempat dimana mereka dilahirkan (Myanmar).

Terima kasih sudah membaca artikel Malala Yousafzai Angkat Bicara Soal Nasib Muslim Rohingya, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - June 29, 2015