Mengenal Lebih Dekat Museum Kailasa Banjarnegara

SokTau – Berwisata untuk lebih mengenal daerah setempat atau peninggalan sejarah sangat dianjurkan. Sebagai warga Negara yang baik, sudah selayaknya untuk mempelajari dan melestarikan benda atau bangunan bersejarah yang diwariskan oleh nenek moyang atau orang terdahulu kita. Bagi Anda yang sedang merencanakan liburan, salah satu kendala yang kerap dihadapi dan menghambat acara liburan adalah destinasi dari tempat yang akan dituju. Biasanya masing-masing memiliki pendapat yang berbeda-beda sehingga seringkali saling beradu argument. Akan tetapi, kami menyarankan salah satu destinasi yang merupakan spot terbaik dan cocok untuk dikunjungi. Selain menawarkan keindahan pemandangan atau pun kondisi di sekitar, destinasi ini sangat cocok untuk menambah pengetahuan dalam bidang sejarah. Dengan berkunjung ke sini, Anda pun bisa mengajarkan kepada anak-anak Anda betapa pentingnya keberadaan sejarah dalam kehidupan kita.

Mengenal Lebih Dekat Museum Kailasa Banjarnegara

Salah satu destinasi wisata yang ada di Jawa Tengah khususnya di Kota Banjarnegara dalah museum kailasa. Selain beberapa destinasi lainnya di Banjarnegara khususnya Dieng, museum yang satu ini wajib untuk dikunjungi dalam rangka mengeksplor wilayah dataran tinggi dieng. Musem Kailasa ini terletak di desa Dieng kulon dengan Kecamatannya yaitu batur, tepatnya di Kabupaten Banjarnegara. Museum ini menyimpan sejuta cerita yang berkaitan dengan Dieng. Cerita yang terekam di dalamnya mulai dari ceita sejarah, sistem kepercayaan, catatan penting kehidupan masyarakatnya, kebudayaan yang dianut, hingga flora dan fauna.

Profile Museum Kailasa

Museum Kailasa ini didirikan di atas lahan yang memiliki luas 560 meter persegi dengan dua bangunan berdiri di atasnya. Bangunan pada bagian sisi depannya merupakan suatu bangunan yang pertama kali dibuat. Bangunan tersebut didirikan pada tahun 984. Pada bangunan tersebut terdiri atas benda-benda yang memiliki hubungan erat dengan candi yang terdapat pada dataran Tinggi Dieng. Ketika masuk pada bangunan ini, pengunjung akan menemukan berbagai macam arca, makara, nala, kemuncak atau biasa disebut puncak candi, yoning, lingga, tempat untuk menaruh sesajen, dan berbagai barang peninggalan lain yang erat hubungannya dengan kepercayaan dari masyarakat sekitar.

Semua benda-benda yang memiliki hubungan dengan cerita kehidupan masyarakat setempat atau pun kebudayaan tersimpan dengan sangat rapi di museum tersebut. Hal ini dilakukan karena demi alasan keamanan serta sebagai bentuk pelestarian dari benda-benda penting dan bersejarah tersebut. sementara itu, bangunan kedua dari museum ini didirikan resmi pada tanggal 28 Juli 2008 oleh Menteri Kebudayaan serta Pariwisata. Nah, di gedung kedua ini Anda akan menemukan beragam koleksi yang lebih banyak dan bervariasi dari bangunan sebelumnya.

Bagi Anda yang berkunjung ke tempat ini dijamin akan mendapatkan pengetahuan tambahan yang berlebih dan bermanfaat. Anda pun akan mengetahui sejarah berdirinya Dataran Tinggi Dieng yang menjadi tempat destinasi utama para pengunjung atau wisatawan dari berbagai daerah. Selain itu, Anda pun akan mengetahui kebudayaan dari masyarakat sekitar Dieng serta aktivitas mereka sehari-hari. Pada gedung ini pula juga akan disajikan beragam informasi yang berkaitan dengan kebudayaan serta kesenian yang melekat dan tumbuh pada masyarakat Dieng. Sebagai pengunjung Anda pun diberikan kemudahan dengan disajikannya sebuah ruangan khusus yang diperuntukkan untuk menonton film. Biasanya, film yang diputarkan di sini adalah film yang berkisah tentang kehidupan masyarakat Dieng. Apakah Anda penasaran? Segera rancang hari libur Anda untuk berkunjung di tempat yang penuh dengan nilai sejarah ini.

Harga Tiket Masuk Museum

Sebagai museum sejarah terbesar di Dieng, tentu saja masyarakat akan selalu antusias untuk berkunjung ke tempat ini. Dari pihak museum sendiri pun mereka telah memberikan kemudahan kepada para pengunjung dengan memberikan harga tiket masuk ke museum dengan patokan harga yang sangat murah. Harga tersebut tidak sebanding dengan banyaknya manfaat yang dirasakan oleh pengunjung ketika berada di tempat ini. ya, dengan berbekal uang 5.000 rupiah, Anda pun bisa merasakan beragam informasi penting yang disajikan di tempat ini. Informasi penting tersebut mencakup berbagai hal dan dijamin akan menambah pengetahuan sejarah Anda. Mengenai jam operasi dari museum ini adalah jam 07.00 hingga jam I6.00 WIB.

Baca Juga: Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas Banjarnegara

Bangunan Museum

Bangunan dari museum kailasa ini berada di bawah bukit pangonan. Berdasarkan penuturan serta kepercayaan dari masyarakat sekitar, sering ditemukan berbagai benda bersejarah di sekitar atau di seberang Candi Gatutkaca. Bangunan dari museum kailasa ini sendiri terdiri atas 4 bangunan utama yang digunakan sebagai tempat untuk melakukan penyimpanan benda-benda serta cagar budaya, tempat penyimpanan artefak atau sumber informasi sejarah, tempat pemutaran film, mushola, toilet, tempat untuk pertunjukkan, gazebo, tempat untuk melakukan pertemuan besar, tempat istirahat untuk menyaksikan pemandangan Dieng yang indah, serta tempat untuk melihat-lihat komplek sekitar candi Arjuna. Museum yang menyimpan banyak kekayaan sejarah ini dijaga sangat ketat oleh penjaga selama 24 jam. Oleh karena itu, merencanakan liburan dengan berkunjung ke tempat ini merupakan pilihan yang tepat karena akan banyak keunikan yang akan Anda temukan di tempat ini.

Terima kasih sudah membaca artikel Mengenal Lebih Dekat Museum Kailasa Banjarnegara, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - December 10, 2016