Miris ! Hanya Gara-gara Nyuri Kayu Nenek 63 Tahun ini Di Hukum Penjara Selama 5 Tahun

Miris ! Hanya Gara-gara Kayu Nenek 63 Tahun ini Di Masukan Penjara Selama 5 Tahun

Kabar yang beberapa hari ini telah malang melintang dimedia sosial, terkait penangkapan seorang nenek yang telah melakukan pencurian kayu di dalam perkebunan milik Negara, seolaha telah menjadi gambaran jelas bagaimana tragisnya hukum di Indonesia. Hanya karena masalah kayu, seorang nenek tua renta harus diseret ke jalur hukum, padahal diluar sana banyak sekali para penjahat Negara yang bebas melenggang menikmati uang negara tanpa ada tindakan hukum sama sekali.

Tubuh tua renta, meratap di balik jeruji besi

Asyani, wanita 63 tahun ini harus rela merasakan dinginya tembok bui, setelah ia diseret ke meja hijau oleh Perhutani pasca mencuri kayu di perkebunan milik Negara. Nenek tua asal Situbondo ini sudah hampir 3 bulan lamanya terasing dari keluarga, ia harus menginap di dalam sel tahanan setelah aksinya menebang dan mencuri 7 pohon jati milik Perhutani.

Tanggal (12/03/15) kemarin, sidang ketiga atas kasus nenek Asyani digelar, nampak dalam sidang tersebut nenek 63 tahun tersebut terlihat pucat pasi dan tidak sehat. Bahkan diduga karena tidak kuat dengan tekanan yang dihadapinya, dalam aula sidang nenek Asyani tiba-tiba saja berteriak histeris, hal tersebut membuat ruang persidangan hening sesaat.

Asyani berteriak histeris karena melihat mantri Perhutani bernama Sawin yang melaporkan dirinya, sambil berteriak histeris Asyani melontarkan kata-kata dalam bahasa Madura, berikut ini terjemahanya ’’Kamu yang tega ke saya, Saya tidak pernah mencuri kayu,’’

Langgar undang-undang karena telah melakukan pencurian dan pengerusakan hutan

Asyani di tahan oleh Rumah Tahanan Situbondo sejak 15 Desember 2014 lalu, ia dituduh telah melanggar undang-undang 12 juncto pasal 83 UU No 18/2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Asyani dianggap merusak hutan karena ia telah menebang dan mencuri aset milik Perhutani berupa 7 gelondong pohon jati.

Namun hal yang dituduhkan kepadanya tersebut terus saja disangkal oleh Asyani, ia mengaku bahwa pohon jati yang dimilikinya merupakan pohon jati miulikny asendiri yang ia tebang dari lahan sendiri sejak 6 tahun silam. Terlepas dari benar atau salahnya nenek Asyani, di luar sana banyak para organisasai dan mahasiswa yang menyerukan kepada Rumah Tahanan Situbondo agar segera melepaskan nenek asyani, bahkan pemerintah Kabupaten Situbondopun telah mengeluarkan pernyataanya, bahwa beliau  akan menjamin pembebasan dari nenek Asyani.

Terima kasih sudah membaca artikel Miris ! Hanya Gara-gara Nyuri Kayu Nenek 63 Tahun ini Di Hukum Penjara Selama 5 Tahun, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - March 13, 2015