Mitos Kecantikan Yang Harus Anda Hindari Agar Cantik Maksimal

SokTau – Siapa sih yang tak ingin tampil cantik? semua wanita pasti mendambakan kecantikan dalam dirinya. Entah disadari atau pun tidak, wanita selalu berupaya maksimal supaya ia bisa tampil cantik kapan pun dan dimanapun. Beragam usaha mereka lakukan mulai dari perawatan modern hingga alami sekalipun. Bahkan, mereka rela menghabiskan uang berjuta-juta rupiah hanya untuk mempercantik tubuh mereka. Namun, amat disayangkan jika tidak semua wanita paham dengan kecantikan.

Mitos Kecantikan Yang Salah Kaprah

Mitos Kecantikan Yang Harus Anda Hindari Agar Cantik Maksimal

Banyak dari mereka yang salah kaprah dan mempercayai mitos-mitos yang justru tidak ada kebenarannya. Dan inilah yang harus dihindari sedari sekarang. Mitos-mitos yang selama ini dianggap sebagai fakta harus dihentikan sudah. Berikut akan dikupas lebih detail mengenai beragam mitos yang sering terjadi dan dipercaya dalam masyarakat. Untuk itu, pelajari betul mitos berikut dan hapus dari mind set Anda supaya usahamu untuk mewujudkan kecantikan yang maksimal bisa berbuah manis.

Harapan Tumbuh Rambut Lebih Cepat Dengan Memotong Rambut

Memotong rambut hanya memberikan pengaruh pada bagian ujung rambut saja. hal ini dijelaskan oleh Dr. Heidi Waldorf, seorang ahli demartologi dari Medical center Amerika Serikat. Melakukan pemotongan rambut sama sekali tidak ada kaitannya dengan rambut di bagian akar. Dengan demikian, sama sekali tidak ada kaitannya dengan pertumbuhan pada rambut. Mungkin, yang terjadi hanyalah rambut akan terlihat berbeda saja. Pada bagian ujungnya yang semula runcing akan terlihat lebih tumpul jika dipotong. Akan tetapi, bukan berarti rambutmu akan mengalami pertumbuhan yang lebih panjang, cepat, dan bahkan menjadi tebal. Oleh karena itu, hilangkan pikiran tersebut dari dalam diri Anda. Jikalau menginginkan rambut yang panjang, memotong rambut bukanlah solusinya. Justru yang harus dilakukan adalah dengan merawat rambut sebaik mungkin supaya rambut tumbuh tebal dan sehat.

Menyisir Rambut Akan Membuat Rambut Lebat, Bukan Membuat Rontok

Banyak mitos seputar rambut yang dipercaya oleh masyarakat yang salah satunya yaitu menyisir rambut akan membuat rambut menjadi lebih rontok. seringkali kita menemui banyak wanita yang enggan menyisir rambutnya dengan alasan mengurangi kerontokan pada rambut. Alhasil, justru rambut terlihat acakan dan sama sekali tidak rapi. Fakta yang sebenarnya adalah menyisir rambut tidak akan menyebabkan kerontokan. Namun, hal tersebut justru akan merangsang folikel yang akan merangsang pertumbuhan rambut. Folikel rambut merupakan kantung di mana rambut mulai melakukan pertumbuhan dan di situlah tempat kelenjar rambut berada. Folikel tersebut dilapisi dengan sel-sel yang berasal dari lapisan endodermis luar. Setiap folikel yang terdapat dalam rambut biasanya akan mengalami siklus tumbuh yang kemudian melakukan istirahat selama 5 tahun dengan 90% folikel akan mengalami pertumbuhan rambut sekitar 15 cm dalam setiap tahunnya.

Takut Melakukan Waxing Karena Akan Membuat Bulu Semakin Tebal

Apakah kamu termasuk orang yang takut mencukur bulu halus yang terdapat di lengan, tangan, dan kaki? Biasanya sebagian wanita mengaku takut mencukur bulu bagian tubuh mereka karena takut jika bulu tersebut akan menjadi semakin lebat. Tapi, apakah nyaman jika menggunakan pakaian yang akan mengekspos ketiak serta bulu-bulu halus tersebut terlihat? Apakah hal tersebut tidak mengganggu penampilanmu?

Anggapan mencukur bulu diseluruh bagian tubuh yang hanya akan membuat bulu tampak menjadi lebat adalah hal yang salah. Ini hanyalah mitos semata yang tidak bisa dibuktikan secara ilmiah. Dalam sebuah penelitian, telah dilakukan sebanyak 5 kaki pada orang laki-laki dengan mencukur bulu di kaki mereka di setiap minggunya. Selanjutnya, mereka membiarkan kaki kiri mereka dengan tetap tumbuh bulu. Alhasil, tidak ada dampak yang signifikan terkait dengan pertumbuhan bulu tersebut baik kaki yang bulunya rutin dicukur atau pun yang tidak.

Berdasarkan penelitian yang sama pun menunjukkan bahwa terdapat faktor lain yang memberikan pengaruh terhadap tumbuh lebatnya rambut bulu yaitu adanya faktor genetic. Di samping itu, kebiasaan menggaruk bagian yang berbulu dengan sangat keras ternyata akan mempengaruhi pertumbuhan pada bulu serta adanya pengaruh hormonal.

Sesekali Jangan Sampai Tergoda Menggunakan Pasta Gigi Sebagai Obat Jerawat, Kecuali Jika Jerawatmu Terdapat Di Bagian Rongga Mulut

Selain sebagai bahan utama untuk membersihkan gigi, pasta gigi ternyata sering digunakan masyarakat untuk mengobati kerawat mereka. Pasta gigi memiliki kandungan berupa silica yang mampu mengeringkan sekaligus mengempiskan jerawat. Namun, tidaklah semua kulit bisa kuat jika dioleskan dengan pasta gigi. Jenis kulit yang sangat sensitif justru akan memiliki kemungkinan yang besar untuk mengalami iritasi serta membuat jerawat pun terlihat semakin parah. Bagi Anda yang ingin mengobati jerawat yang muncul di wajah, disarankan untuk menggunakan benzoil peroksida serta asam salisat atau pun menggunakan recornicol. Intinya, jika jerawat yang ada di  wajah tumbuh di bagian pipi, kening, janggut, punggung atau pun bagian lainnya yang bukan di rongga mulut, jangan sekali-kali tergoda menggunakan pasta gigi untuk mengobatinya.

Olahraga Dan Diet Terbukti Tidak Akan Bisa Menghilangkan Selulit. Untuk Itu, Keberadaannya Harus Diterima

Salah satu faktor utama yang bisa memicu tumbuhnya selulit pada tubuh adalah adanya faktor genetika serta hormon. Bahkan, hingga kini pun tidak ada cara permanen yang bisa menghentikan pertumbuhan selulit meskipun sudah rajin melakukan olahraga atau pun sedot lemak sekalipun. Selulit merupakan kondisi di mana terjadi penimbunan lemak yang terjebak di antara jaringan kulit. Lemak yang terjebak inilah yang akan menimbulkan tekstur yang begitu kental pada kulit.

Sesungguhnya, faktor genetic merupakan salah satu faktor yang menentukan apakah seseorang akan memiliki selulit atau pun tidak dalam tubuhnya. Hal ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan berat bada seseorang. Akan tetapi, seringkali masyarakat menghubungkannya dengan berat badan yang dimilikinya. meski tidak bisa dihilangkan, selulit yang ada dalam tubuh bukan berarti tidak bisa dikurangi. Dengan menggunakan krim pengencang kulit serta pelembab akan terbukti ampuh untuk menutupi selulit yang ada dalam tubuh.

Baca Juga: 7 Cara Mudah Membuat Rambut Berkilau

Usia 20 Masih Merasa Aman Dan Belum Membutuhkan Krim Anti-Aging? Oke, Bersiaplah Untuk Menyesal 20 Tahun Lagi

Seiring dengan pertambahan usia, kulit masing-masing orang membutuhkan perawatan yang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan jenis kulit masing-masing orang juga berbeda-beda. Seseorang mungkin sudah mulai terlihat keriput serta muncul garis-garis halus pads wajah mereka di usia sekitar 20 tahunan. Namun, ada juga yang beruntung tidak mengalami hal tersebut di usia mereka yang bahkan menjelang 30 tahun. Hal ini disebabkan karena faktor genetika serta pola hidup yang diterapkan masing-masing. Di samping itu, paparan sinar matahari juga memberikan pengaruh yang sangat besar. oleh karena itu, Anda harus benar-benar memperhatikan kesehatan dan kebutuhan kulit Anda. Masalah penuaan kulit bisa terjadi kepada siapa saja dan kapan saja. Oleh karena itu, selalu hidup sehat serta berupaya untuk meninggalkan kebiasaan buruk adalah salah satu cara yang harus ditempuh.

Terima kasih sudah membaca artikel Mitos Kecantikan Yang Harus Anda Hindari Agar Cantik Maksimal, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - November 29, 2016