Nggak Dapat Paket Lebaran, Penyidik KPK Ini Justru Dapat Paket Bom

Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi bersiap memberikan keterangan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (23/6). KPK menyatakan pelaksanaan ibadah bagi tahanan di Rutan Guntur sudah sesuai aturan yang berlaku sehingga tidak ada pelarangan dan penistaan agama seperti yang diungkapkan oleh mantan Menteri Agama Suryadharma Ali selaku tahanan di rutan tersebut. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc/15.

Nggak Dapat Paket Lebaran, Penyidik KPK Ini Justru Dapat Paket Bom– Perum Mediterania Regency Jalan Anggrek Blok A No. 160 RT 04/16, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, tepat pada hari Minggu (5/7) pukul 23.00 Wib, dikejutkan dengan keberadaan sebuah paket mencurigakan yang dikirimkan oleh seoranmg pria misterius. Kediaman tersebut merupakan kediaman dari penyidikKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial A .

Peket mencurigakan tersebut bukan berupa peket lebaran merupakan sebuah sterofoom dengan lilitan  lakban hitam yang juag terlihat beberapa kabel hitam mengitari foam tersebut. Dan jika dilihat secara dekat, benda misterius tersebut hampir menyerupai sebuah rakitan bom.

Paket bom di rumah penyidik KPK ?

Wakil Kepala Kepolisian Resor Bekasi Kota, Ajun Komisaris Besar Asep Edi Suheri segera datang untuk memastikan kebenaran paket misterius yang menyambangi kediaman penyidik KPK adalah bom. Namun setelah pihaknya melepas tim Gegana untuk mengecek hal tersebut, Asep tidak menemukan tanda-tanda adanya bom dalam foam tersebut.

Sterofoom tersebut hanyalah benda biasa yang didalamnya terdapat rangkaian kabel tanpa ditemukan satupun bahan peledak. “Hanya terdapat sterofoam dan kabel, jadi tidak ada daya ledaknya,” ungkap Asep Senin (6/07/2015) pagi. Asep menegaskan vbahwa, berdasarkan Standar Operasional Prosedut (SOP), benda tersebut telah diledakan oleh tim Gegana dan segera akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga : Gunung Raung Meletus, Pesawat Diminta Terbang Lebih Tinggi

Polisi masih terus dalami motif pengiriman paket misterius di kediaman A

Entah apa sebenarnya motif yang digunakan oleh pengirim paket kepada A, pihal kepolisian hingga saat ini masih terus mendalaminya. Apakah motif yang dilakuakn ada sangkut pautnya dengan pekerjaan A sebagai penyidi KPK atau tidak masih belum bisa dipastikan. “Kami belum dapat menyimpulkan motif kasus ini, apakah teror biasa atau berkaitan dengan pekerjaan korban sebagai penyidik KPK,” ungkap Asep.

Teror bom menyeruak ke permukaan ketika A terkejut mendapati sebuah peket mencurigakan di kediamanya, takut dengan isi dari paket tersebut kemudian A melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian tepat pada pukul pukul 23.00. WIB. Mendapat informasi tersebut, pihak kepolisian langsung sigap turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Kini paket tersebut telah di bawa ke markas polisi untuk dilakuakn sejumlah penelitian lebih lanjut.

Terima kasih sudah membaca artikel Nggak Dapat Paket Lebaran, Penyidik KPK Ini Justru Dapat Paket Bom, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - July 6, 2015