Pihak Kepolisian Masih Terus Usut Kasus Penyerangan Asrama Atlet Oleh Anggota Brimob

Pihak Kepolisian Masih Terus Usut Kasus Penyerangan Asrama Atlet Oleh Anggota Brimob

Kejadian tidak terduga terjadi di Asrama Atlet II, Komplek Stadion Sempaja, Samarinda, Kalimantan timur. Sekitar pukul 01.30,Sabtu (21/3) dini hari, sekelompok oknum tidak bertanggung jawab tiba-tiba saja datang menyerang asrama atlet. Penyerangan tersebut dilakukan oleh sekelompok orang yang tergabung dalam Anggota Brigade Mobil Polda Kalimantan Timur.

Kejadian ini tentu saja menjadi sorotan publik, apa gerangan yang mendasari Anggota Brigade Mobil Polda Kalimantan Timur, tiba-tiba saja menyerang Asrama dan menimbulkan luka-luka pada beberapa atlet yang  berad di dalamnya?.

Kronologi kejadian

Sabtu (21/3) dini hari, tepatnya pada pukul 01.30, para penghuni asrama di kejutkan dengan suara keras yang di duga merupakan suara dari kaca lantai dasar yang dilempar oleh benda keras,alhasil suara keras tersebut membuat Ibnu Wahyudi serta 16 siswa SKOI dari cabang atletik merasa terkejut dan ketakutan. Tidak hanya Ibnu dan 16 rekanya, namun ratusan atlet penghuni asrama juga dikagetkan oleh suara tersebut.

Mereka semua terbangun dan tiba-tiba saja segerombolan orang yang membawa potongan kayu, besi, linggis, dan parang, dan berteriak dengan suara tinggi,memaksa masuk asrama dengan memecahkan kaca serta mendobrak paksa pintu dasar asrama. Hal ini membuat par atlet ketakutan , termasuk Ibnu, ia saat itu hanya bisa meringkuk ketakutan di kamar 412 di lantai atas asrama.

Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus

Dalam tragedi tersebut, salah seorang atlet perempuan dari cabang angkat besi, yang bernama Nani sempat diancam menggunakan senjata tajam pada bagian muka. Kejadian tersebut dianggap sebagai kejadian yang sangat menakutkan, lima diantara pelaku tersebut menggunakan seragam Brimob dan melakukan aksi brutal terhadap para atlet di malam hari.

Kini pihak kepolisian Kalimantan Timur, tengah mengusut dan melakukan pemeriksaan kepada para anggota Brimob yang diduga terlibat dalam aksi brutal tengah melam tersebut. pihak kepolisian Kaltim menyatakan, bahwa mereka tidak akan pandang bulu dalam menghukum para tersangka kejahatan, meskipun tersangka tersebut merupakan anggotanay sendiri. Hukum harus ditegakkan, siapapun yang bersalah harus tetap di hukum sesuai dengan kesalahanya.

Terima kasih sudah membaca artikel Pihak Kepolisian Masih Terus Usut Kasus Penyerangan Asrama Atlet Oleh Anggota Brimob, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - March 23, 2015