Potret Menakutkan ! Permukaan Matahari Retak

Potret Menakutkan ! Permukaan Matahari Retak

Alam semesta sudah tua, ya inilah faktanya berbagai hal dan tragedy buruk semakin hari,semakin kerap terjadi di muka bumi ini, mulai dari banjir, gempa, gunung meletus dan juga angin kancang. Hal ini tentunya juga harus menjadi prioritas dari manusia selaku penghuni bumi, harusnya semua sadar lingkungan untuk tetap menjaga keutuhan dan kemakmuran bumi selama masih ada waktu.

Bencana alam, hal ini tentunya tidak di inginkan olah semua orang, namun kenyataanya semakin hari bencana alam semakin merajalela, di Indonesia sendiri misalnya, saat ini Ibukota Jakarta telah menjadi lautan air akiat banjir yang terus saja menggenangi Jakarta beberapa waktu terakhir, yang lebih menghebohkan lagi adalah adanya kabar jika saat ini matahari yang merupakan pusat tatasurya tengah mengalmi keretakan.

Matahari mengalami keretakan ?

Solar Dynamics Observatory (SDO), teleskop yang merupakan milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang digunakan oleh para ilmuan untuk mengamati perkembangan benda-benda langit, beberapa waktu lalu telah memotret sebuah hal aneh di matahari, mereka menemukan sebuah garis hitam berkelok yang merupai retakan, diperkirakan garis hitam tersebut memiliki panjang sekitar 533 ribu mile.

Namun menurut NASA, garis hitam tersebut bukanlah retakan dari matahari melainkan area yang memiliki kondisi lebih dingin dari area lainya yang cenderung memiliki suhu sangat panas, sehingga bagian yang dingin tersebut terlihat lebih gelap dibandingkan area lainya yang meiliki suhu panas.

Garis “Retakan” bisa meletus

Garis gelap yang nampak seperti retakan tersebut biasa disebut dengan  “filamen matahari” yang dapat berangsur menghilang dalam beberapa waktu atau hari, namun kadang kala Filamen tersebut juga dapat meletus dan berhamburan di atmosfer atau yang lebih dikenal sebagai “coronal mass ejection”, dan bisa juga kembali ke permukaan matahari.

Potret Menakutkan ! Permukaan Matahari Retak 2

SDO yang menangkap gamber retakan matahari tersebut dinyatakan mampu dalam mendeteksi dan mengamati temperature matahari yang ternyata memiliki suhu berbeda-beda, dengan menggunakan SDO untuk mengamati matahri, pera ilmuan mapu untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait penyebab struktur matahari bisa menimbulkan retakan, dan juga untuk menguak faktor apa yang bisa membuat matahari bisa memancarkan letupan yang berkobar-kobar.

 

Terima kasih sudah membaca artikel Potret Menakutkan ! Permukaan Matahari Retak, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - February 13, 2015