Prilaku Mahasiswa Indonesia , Jadi Bahan Bully Para Hacker Top Dunia

hacker

Satu lagi hal memalukan ditunjukan oleh seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Indonesia, ulah mahasiswa ini sangat memalukan bahkan bisa dikatakan sebagai pencoreng nama baik pendidikan di Indonesia, bagaimana tidak mahasiswa yang diketahui bernama Raffy Nindyo memilih jalur instan agar dirinay lulus dari perguruan tingginya degan nilai yang memuaskan, tak tanggung-tanggung cara yang dilakukanya adalah meminta bantuan dari seorang Hacker top Dunia bernama Kevin Mitnick, untuk meretas kamusnya, hal ini sontak saja menjadi bahan bully dari para Hacker dunia.

Jadi bahan Bully dan Ceomohan para Hacker top Dunia

Permintaan yang tak wajar dari seorang Raffy Nindyo kepada seorang Hacker kelas duni Kevin Mitnick, membuat banyak orang kecewa dan mengecam perbuatanya, ia dianggap telah mencoreng nama baik pendidikan di Indonesia, tidak hanya mendapat kecaman darhi masyarakat Indonesia, ia juga telah mendapat ceomohan dari para Hacker top dunia.

Raffy Nindyo yang meminta bantuan kepada Kevin melalui e-mail, ia meminta bantuan kepada Kevin untuk meregtas kampusnya karena dengan begitu ia bisa mendapatkan celah untuk mengubah nilai mata kuliahnya dengan mudah, namun sehari setelah Raffymenyampaikan pesanya tersebut, bukan bantuan yang ia dapat namun justru Kevin mengunggah e-mail yang di tulis oleh Raffy  dalam Twitter pribadinya.

Kevin menscreenshot e-mail yang diterimanya dari Raffy  selain itu ia juga menyertakan sebauh tulisan “Anyone want this client? I am too busy. LOL”,  dalam akun twitter @kevinmitnick, usai e-mail itu di posting ke Twitter Kevin, heboh para nitizen menyampaikan kecaman terhadap Raffy, terutama para Nitizen Indonesia.

Minta retas situs kampus, Raffy justru perburuk citra Pendidikan Indonesia

Disaat system pendidikan di Indonesia belum juga bangkit dan masih membutuhkan kerja keras untuk memperbaikinya, justru perilaku dari salah satu peserta didik membuat semuanya semakin runyam, Raffy yang telah mengirimkan e-mail permohonan bantuan untuk meretas situs kampusnya mendapatkan bully dari para nitizen dunia, atas perbuatanya tersebut sudah bisa dipastikan citra pendidikan Indonesia dimata dunia semakin terpuruk saja.

Sikap yang tak terpuji ini, justru membawa citra pendidikan Indonesia dalam keadaan paling buruk, bagaimana bis seorang mahasiswa meminta hacker internasional untuk meretas situs kampusnya sendiri, hal ini merupakan kesalahan yang besar bagi Raffy dan semoga saja tidak ada mahasiswa lain yang melakukan hal serupa, jika ingin nilai bagus belajar dengan giat adalah cara yang terbaik.

Terima kasih sudah membaca artikel Prilaku Mahasiswa Indonesia , Jadi Bahan Bully Para Hacker Top Dunia, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - February 9, 2015