Darurat ISIS,Beberapa Pihak desak Jokowi Terbitkan Perppu Bagi WNI yang Bergabung Dengan ISIS

Rencana Pemerintah Terbitkan Peppu Bagi WNI yang Bergabung dengan ISIS

Rekrutmen kelompok radikal ISIS beberapa waktu belakangan memang sangat mengenaskan, dari hari kehari potensi masyarakat Indonesia yang bergabung dengan ISIS semakin bertambah. Yang semula hanya satu atau beberapa orang saja kini naik drastis menjadi ratusan orang yang bergabung dengan kelompok berbahaya yang satu ini.

Tidak hanya Indonesia, kecemasan terhadap rekrutmen ISIS juga terjadi di berbagai negara di dunia, pasalnya kelompok tersebut saat ini memang tengah aktif dalam mencari anggota untuk memperkuat posisi mereka. Oleh karena itu pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, jangan pernah terkecoh dengan organisasi berbasis agama yang menawarkan diri untuk merekrut anda menjadi anggotanya.

(WNI) yang bergabung dengan ISIS bisa dijerat pidana

Oleh karena semakin banyaknya Warga Negara Indonesia yang turut bergabung dengan ISIS, kini pemerintah indonesia menetapkan sebuah hukum pidana berupa, tindakan hukum bagi  siapapun WNI yang ikut dan turut bergabung dengan ISIS. Tidak hanya itu, para WNI yang turut membiayai warga negara Indonesia untuk bergabung dengan ISIS juga akan di kenai hukum pidana.

Ketentuan yang disampaikan oleh pemerintah tersebut merupakan ketentuan yang bercermin pada Buku 2 Bab 3 UU KUHP yang mengatur tentang kejahatan-kejahatan terhadap negara sahabat dan terhadap kepala negara sahabat serta wakilnya. Mereka yang ikut tergabung dalam ISIS tentu saja akan dikenai hukuman, pasalnya ISIS merupakan organisasi yang memerangi Irak dan Siria, dimana dua Negara tersebut merupakan Negara sahabat Indonesia.

Pemerintah masih trus mengkaji, hukum untuk para pengikut ISIS di Indonesia

Pada awalnya,Pemerintah RI tidak bisa menarik 16 WNI yang dinyatakan bergabung dengan ISIS di Suriah, pasalnya di Indonesia tidak ada hukum yang melarang WNI untuk bergabung dengan kelompok radikal tersebut.

Sehingga saat ini pemerintah Indonesia masih terus mengkaji dan memformulasikan hukum pidana, untuk mereka yang akan bergabung atau telah bergabung dengan kelompok garis keras yang lebih berbahaya dari kelompok Al-qaeda tersebut. Rencanananya Pemerintah akan segera menerbitkan Perppu yang bisa lebih cepat untuk diterapkan di masyarakat.

 

Terima kasih sudah membaca artikel Darurat ISIS,Beberapa Pihak desak Jokowi Terbitkan Perppu Bagi WNI yang Bergabung Dengan ISIS, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - March 21, 2015