“Shafiyah Anak Jamilah”, Dapat Teguran Dari KPI Pusat Usai Tayangkan Adegan Memukul

“Shafiyah Anak Jamilah”, Dapat Teguran Dari KPI Pusat Usai Tayangkan Adegan Memukul

Kecil-kecil cabe rawit, yups itulah sebutan yang pantas ditunjukan kepada sosok bocah cantik  Shafeea Ahmad, diusianya yang masih belia putri dari pasangan Musisi Ahmad Dani dan juga mulan Jamila ini telah memiliki acar televise sendiri yaitu, reality show “Shafiyah Anak Jamilah”.  Reality show ini tayang di stasiun TV ANTV, dimana dalam acara tersebut segala keseharian Shafeea akan diekspose dan diikuti oleh media.

Namun berita mengejutkan datang dari acara tersebut, dimana salah satu adegan tanpa sensor Shafeea memukul putri pembawa acara Mesiya Siregar ,Song Louisa Mu Khadijah mendapat teguran keras dari Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat), karena dianggap sebagai hal yang tidak pantas untuk dipertontonkan.

Shafeea Ahmad pukul putri pembawa acara Mesiya Siregar, Song Louisa Mu Khadijah

Adegan reality show Shafiyah Anak Jamilah episode 11 Januari 2015 yang mendapatkan teguran dari KPI tersebut memperlihatkan dengan jelas, Shafeea yang berusaha merebut sedotan dari Louisa, dimana sebelum aksi pemukulan tersebut Shafeea dan Louisa sama-sama berteriak, dalam adegan tersebut Louisa sama sekali tidak menangis, namun ia hanya mengadu pada Ahmad Dani, “ Om, tadi Feea cakar aku”.

Meski hal tersebut hanyalah tingkah anak-anak yang lumrah, namuan KPI tetap saja melayangkan teguran, karena meski hanya tingkah anak-anak namuan tayangan yang tidak disensor tersebut dapat memberikan dampak buruk bagi siappun yang melihatnya, selain itu tayangan tersebut juga dinilai tidak memperhatikan ketentuan perlindungan pada anak dan remaja yang tewlah termaktub dalam Pedoman (P3 dan SPS) Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran.

Adegan pemukulan yang dilakukan oleh  Shafeea Ahmad ditakutkan akan ditiru anak lain

Bagaimanapun di Indonesia, sebuah tayangan televisi telah memiliki undang-undang diamana dalam undang-undang tersebut menjelaskan bahwa setiap tayangan tidak boleh melanggar kode etik , mengandung unsure sexualitas dan juga kekerasan, karena ditakutkan dapat berakibat buruk bagi semua pihak yang menyaksikan.

Adegan pemukulan Shafeea Ahmad terhadap Louisa ini juga ditakutkan akan dicontoh oleh anak lain yang menonton acara tersebut, perilaku Shafeea Ahmad dianggap merupakan tindak kekerasan yang tidak baik untuk dipublikasikan, meskipun itu hnayalah perilaku seorang anak yang dianggap wajar oleh orang pada umunya.

Terima kasih sudah membaca artikel “Shafiyah Anak Jamilah”, Dapat Teguran Dari KPI Pusat Usai Tayangkan Adegan Memukul, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - February 7, 2015