Tips Diet ala Tya Subiakto yang Sehat dan Mudah

SokTau – Apakah anda termasuk orang yang mengalami kelebihan berat badan karena terlalu banyak mengonsumsi junk food atau karena memiliki pola makan yang buruk? Jika ya, maka anda harus segera berdiet. Banyak orang beranggapan bahwa diet hanya untuk kecantikan. Tapi lebih jauh lagi, diet yang anda lakukan akan membawa efek baik untuk kesehatan tubuh luar dan dalam anda.

Tips Diet ala Tya Subiakto yang Sehat dan Mudah

Tips Diet ala Tya Subiakto

Kelebihan berat badan tidak hanya akan membuat penampilan anda kurang menarik, tapi juga akan menjadi efek domino untuk kesehatan anda. Mostly, orang yang mengalami kelebihan berat badan akan rawan terkena obesitas, diabetes, dan terkena resiko serangan jantung. Selain berbagai fisik, beban psikis yang muncul adalah hilangnya percaya diri, mengalami bullying dan tekanan sosial hanya karena berbeda dari orang lain yang memiliki tubuh lebih kecil. Tya Subiakto adalah salah satu dari sekian penderita kelebihan berat badan yang berhasil menurunkan berat badannya secara drastis dalam kurun waktu 1,5 tahun saja. Sebelumnya, Tya memiliki berat badan sebesar 93 kilogram hingga kemudian Tia divonis mengidap Fatty Liver. Fatty Liver adalah suatu keadaan dimana liver (hati) dibungkus oleh lemak. Keadaan ini adalah efek negatif dari kelebihan berat badan. Semenjak vonis itu, Tia oleh dokternya disarankan untuk mengurangi konsumsi gorengan dan makanan bersantan.

Sebenarnya, menurut Tia tidak ada yang sulit dari diet yang dijalaninya. Tia tidak mengonsumsi suplemen tambahan atau memiliki program diet yang amat. Tia hanya perlu merubah gaya hidupnya yang dahulunya seringsekali mengonsumsi gorengan dan makanan bersantam menjadi hanya mengonsumsi makanan yang proses pengolahannya direbus atau dipanggang. Tia sangat menghindari makanan berminyak dan bersantan karena mengandung lemak jahat yang bisa menimbulkan penumpukan lemak dalam tubuh.

Berikut adalah Tips diet ala Tya Subiakto :

  1. Mengatur Pola Makan

Setiap paginya, secara rutin Tia mengonsumsi perasan jeruk lemon yang berfungsi sebagai detoks untuk membuang racun atau toksin dalam tubuh. Berikutnya, Tia akan mengonsumsi buah-buahan seperti apel, nanas, pisang dan lain-lain. Untuk mempermudah proses konsumsi, terkadang Tia memilih untuk mengonsumsi beberapa gelas jus buah untuk kemudian dijadikan pengganti sarapan. Buah yang dikonsumsi sebagai jus ketika pagi adalah wortel, tomat, pepaya, nanas dan apel.

Untuk makan siang, Tia memilih untuk mengonsumsi makanan rebusan atau kukusan semisal: sayur-sayuran, jamur, telur. Kemudian untuk makan malam, Tia menyamakan menu dengan menu pagi hari yakni beberapa gelas jus seperti pepaya, wortel, tomat, dan apel. Tia mengonsumsi jus buah sebagai detoks, sama seperti fungsi perasan jeruk lemon yang dikonsumsinya pada pagi hari.

Sebagai camilan, Tia tidak mau mengambil resiko dengan mengonsumsi snack yang diam-diam mengandung kalori tinggi. Tia menggunakan buah-buahan sebagai pengganti snack jika ingin mengonsumsi sesuatu sebagai camilan.

  1. Menghindari minuman manis

Pada tiga bulan pertama masa dietnya, Tia sama sekali menghindari segala jenis minuman yang mengandung gula dan pemanis buatan karena dianggap sebagai penyumbang lemak tertinggi di tubuh. Selain untuk diet, Tia menghindari mengonsumsi minuman yang mengandung pemanis buatan karena ada riwayat penyakit diabetes yang menurun dari keluarganya. Setelah tiga bulan pertama Tia, sesekali Tia mengonsumsi teh atau kopi dengan sedikit gula. Selain itu Tia juga menghindari minuman kemasan yang mengandung pemanis buatan. Seperti yang kita ketahui, pemanis buatan memiliki efek jangka panjang dalam upaya penggemukan.

  1. Rajin Konsumsi Air Putih

Selain menjaga pola makan dan menghindari gula, Tia juga memperbanyak konsumsi air putih secara teratur sebanyak 8 gelas atau kurang lebih sebanyak dua liter per hari. Air putih dipercaya bisa membatu membuang racun dalam tubuh. Selain itu, air putih akan membantu melancarkan pencernaan dan mengatur metabolisme tubuh sehingga kembali normal.

  1. Berolahraga Teratur

Tentunya untuk mengimbangi program diet miliknya, Tia juga berolahraga. Tia memilih yoga untuk membantu pembentukan tubuh. Selain itu dalam beberapa jurnal penelitian ilmiah, gerakan Yoga ditengarai bisa membantu mempercepat proses penurunan berat badan karena gerakan yoga dianggap membakar banyak kalori. Selain itu, Tia juga memanfaatkan treadmill sebagai olahraga yang ringan dan bisa dilakukan walau hanya dirumah. Tia akan melakukan jalan di treadmill selama lima belas menit untuk membakar sisa-sisa kalori melalui keringat.

Baca juga: Tips Memilih Sepatu Wanita yang Cocok Untuk Kaki Lebar

Walaupun Tia sedang menjalani program diet, Tia tidak lupa untuk mengonsumsi makanan favoritnya. Untuk itu, Tia menyediakan satu hari cheat day, yakni hari dimana Tia bisa mengonsumsi makanan favoritnya. Tentunya Tia tetap membatasi porsi agar diet yang dilakukan sia-sia. Selain memiliki cheat day, Tia juga memiliki batas waktu makan yakni pada pukul 7 malam. Selepas pukul 7 malam, Tia tidak boleh mengonsumsi apapun kecuali air minum.

Bagaimana? Apakah anda tertarik untuk mengikuti jejak Tia Subiakto?

Terima kasih sudah membaca artikel Tips Diet ala Tya Subiakto yang Sehat dan Mudah, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - March 13, 2017