Vokalis Napalm Death, Mark ‘Barney’ Greenway, Minta Jokowi Batalkan Eksekusi Mati

Vokalis Napalm Death, Mark 'Barney' Greenway, Minta Jokowi Batalkan Eksekusi Mati

Hukuman mati di Indonesia yang dijatuhkan kepada para bandar dan pengedar narkotika seolah menjadi hal paling kontroversial beberapa waktu ini. Bagaimana tidak? Hukuman mati di Indonesiayang dijatuhkan kepada bandar dan pengedar  narkotika masih baru-baru ini dilaksanakan, tepatnya pada pemerintahan Presiden Jokowi.

Ketegasan Jokowi untuk menumpas segala jenis narkotika di Indonesia, bukanlah hal yang mudah.  Kecaman demi kecaman dari berbagai Negara terkait, merupakan tantangan besar bagi pemerintahan Presiden Jokowi.

Buntut dari eksekusi mati yang berujung pada perselisihan Negara

Dua Negara sudah yang mengecam aksi Jokowi menindak mati para tersangka kasus Narkotika,Brazil dan juga Australia. Kedua Negara ini tidak terima dengan sikap tegas Jokowi yang akan mengeksekusi warga Negara mereka. Untuk menolak kebijakan Jokowi tersebut, saat ini pemerintah Brazil dan juga Australia tengah mengadakan protes keras.

Bahkan, tindakan eksekusi yang dilaksanakan oleh Indonesia tersebut berujung pada kesenjangan hubungan internasional dengan Brazil dan juga Australia. Beberapa waktu lalu, duta besar Indonesia bahkan diotolak oleh Brazil, hal tersebut merupakan salah satu bentuk protes pemerintah Brazil terhadapa keputusan Jokowi.

Kali ini artis yang mohon Jokowi untuk batal jalankan eksekusi mati

Tidak hanya pemerintah Brasil dan juga Australia saja yang keberatan atas keputusan Jokowi mengeksekusi Duo Bali Nine, namun beberapa pihak lainnya juga kecewa atas kebijakan Jokowi tersebut. Salah satunya adalah artis ngetop dunia Vokalis dari Napalm Death, Mark ‘Barney’ Greenway.

Lewat akun facebooknya, Mark menyatakan ketidak setujuanya terhadap kebijakan Jokowi untuk mengeksekusi mati duo Bali Nine. Dalam akun facebook tersebut Mark menuliskan sebuah pesan kepada Jokowi “Yang terhormat Bapak Widodo, Saya memohon langsung kepada Anda untuk mengampuni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dua warga Australia yang sedang menanti hukuman mati di Indonesia karena menyelundupkan narkoba,” . hal itulah yang disampaikan oleh Mark. Namun, nampakanya sikap tegas Jokowi tidak dapat diganggu gugat, eksekusi mati akan tetap dijalankan. Well, bagaimana menurut kalian guys, apakah langkah Jokowi adalah langkah yang tepat ?

Terima kasih sudah membaca artikel Vokalis Napalm Death, Mark ‘Barney’ Greenway, Minta Jokowi Batalkan Eksekusi Mati, Silahkan share jika artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya...

Penulis : - March 6, 2015